Masyarakat Wilayah Pegunungan di Sulbar Sudah tak Ragu Divaksin
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 15 Desember 2021 08:59 WITA
534 tayangan
2 menit baca
MAMASA- Kesadaran masyarakat soal pentingnya vaksinasi sebagai upaya mencegah penyebaran virus Covid-19, tidak hanya terjadi di wilayah perkotaan saja. Di daerah pegunungan kesadaran itu tumbuh seiring kian gencarnya vaksinasi dilakukan di berbagai tempat. Salah satu daerah pegunungan di Sulawesi Barat adalah Kabupaten Mamasa.
Antusiasme warga Desa Aralle, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, ini terlihat berbondong-bondong mendatangi Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) untuk mendapatkan vaksin. Padahal, masyarakat di wilayah ini dikenal agak sulit menerima begitu saja sesuatu yang terhitung baru
“Tadinya kami kurang respon dengan vaksin, bukan tidak mau, hanya saja sering ada kabar efek vaksin. Katanya orang bisa kena penyakit seperti lumpuh tiba-tiba, dan sebagainya,” kata Marten (29), Jumat (10/12/2021).
Dia mengatakan, saat ini hampir semua warga di tempatnya sudah menyadari bagaimana sesungguhnya vaksin itu. Bahkan, kata Marten, saat ini sudah berdatangan ke lokasi pelaksanaan vaksinasi membawa serta keluarga dan kerabat keluarganya.
Selain itu, masyarakat antusias melakukan vaksin Covid-19 lantaran tidak ada pungutan biaya sepeser pun. Semua dilaksanakan secara gratis atas kerjasama Polsek Aralle dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa.
Jenis dan dosis vaksin pun berbeda-beda, ada yang baru dosis pertama dengan jenis vaksin sinovac. Ada pula yang sudah vaksin dosis dua. Kemudian, terdapat pula warga yang tidak boleh menerima vaksin dikarenakan kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan. Padahal, Dinas Kesehatan Mamasa menyiapkan vaksin sinovac 22 dosis dan sinopharm 17 dosis.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Aralle, Ipda Ferwita, dalam pemantauan pelaksanaan vaksinasi di wilayah kerjanya menyampaikan apresiasi tinggi atas terjadinya perubahan perilaku masyarakat terhadap vaksin.
“Saya beryukur atas banyaknya warga iku vaksin hari ini. Semoga imunitas kelompok segerah dapat terwujud sehingga Covid-19 bisa hilang,” kata Ferwira, Sabtu (11/12/21).
Namun, Kapolsek Aralle ini mengingatkan agar seluruh warga di Kecamatan Aralle tetap mematuhi protokol kesehatan meskipun sudah menerima vaksin. Dia menyampaikan agar warga tetap menerapkan 5M, yakni mencuci tangan dengan air atau memakai handsanitizer, menggunakan masker, atur jarak, hindari keramaian atau tidak berkerumun, dan menghindari bepergian sekiranya tidak terlalu penting. (sur/red)
Editor: Sulaeman Rahman
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
