LUYO,- Malang nasib Ahmad (25 Tahun), warga Dusun Landi, Desa Baru, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar.
Pria yang berprofesi sebagai petani, ditemukan tewas dalam saluran irigasi di dekat rumahnya, Rabu (18/03/20).
Berdasarkan keterangan saksi, korban diketahui mandi di saluran irigasi sekira pukul 12:30 Wita. Setelah beberapa saat korban tidak terlihat lagi, “ Kecurigaan saya muncul setelah melihat perlengkapan mandi milik korban berada di pinggir saluran, sementara korban tidak terlihat, saya langsung memanggil warga untuk melakukan pencarian “ kata saksi, Muhammad Ali kepada polisi.
Menurut Ali, setelah beberapa jam melakukan pencairan, warga menemukan jenazah korban dalam saluran irigasi tidak jauh dari rumahnya, “ Pencarian dilakukan mulai pukul 14:00 wita dan baru membuahkan hasil sekira pukul 17:00 wita. Jenazah korban ditemukan dalam saluran yang berjarak sekitar 30 meter dari rumahnya “ ungkap Ali.
Untuk memastikan penyebab kematian korban, aparat kepolisian dari Polsek Campalagian yang tiba di lokasi kejadian, langsung melakukan penyelidikan, termasuk mendatangkan tim medis untuk melakukan pemeriksaan, “ Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan di tubuh korban “ kata Kapolsek Campalagian IPTU Sukirno,
Sukirno mengungkapkan, berdasarkan keterangan warga dan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit yang diduga kambuh saat mandi dalam saluran, “ Bahkan diketahui, sebelumnya korban telah dua kali tenggelam dalam saluran air, namun waktu itu nyawanya masih tertolong “ tandas Sukirno.
Polisi memastikan, penyebab kematian korban murni akibat tenggelam, “ Apalagi pihak keluarga tidak bersedia dilakukan otopsi terhadap korban dan menganggap kejadian ini murni akibat kecelakaan “ pungkas Sukirno.
Jenazah korban disemayamkan di rumah neneknya, di Desa Puccadi, Kecamatan Luyo, dan baru akan dikebumikan di taman pemakaman umum setempat, Kamis besok (19/03/20). (Thaya)