WONOMULYO,- Majelis Taklim Hidayatullah bersama Ikatan Pemuda Campurjo (IPC) menggelar kegiatan sosial dengan menyalurkan sedikitnya 201 paket bahan pokok, untuk warga kurang mampu dan yang terdampak pandemi Covid-19.
Kegiatan berlangsung di Desa Campurjo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu siang (19/04/20).
Paket bahan pokok, berisi beras lima liter, telur satu rak, serta uang tunai sebesar 50 ribu rupiah, dibagikan secara door to door kepada warga yang telah didata, berdasarkan kriteria yang disepakati oleh warga setempat.
Koordinator kegiatan Sisman mengatakan, penyaluran bahan pokok disertai pemberian uang tunai digelar, sebagai bentuk keprihatinan kepada warga, atas kondisi ekonomi yang semakin sulit, apalagi sejak mewabahnya virus corona, “ Latar belakang kegiatan karena sekarang keadaan dalam keadaan sulit, teman-teman berinisiatif dengan membagikan sembako, kebetulan majelis hidayatullah mengumpulkan infaq dan zakat, makan moment ini dimanfaatkan untuk membagikan sembako, harapannya bisa memberikan manfaat untuk masyarakat yang kurang mampu “ jelasnya kepada wartawan.
Salah seorang warga Sumsi yang menerima bantuan mengaku bersyukur, apalagi sudah lebih sepekan dirinya kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, lantaran sang suami yang berprofesi sebagai buruh tidak lagi bekerja imbas virus corona, “ Senang mendapat bantuan, sejak corona kita kesulitan karena tidak bisa kemana-mana, bapak tidak bisa kerja, disuruh diam di rumah, kita tidak kerja mau bagaimana lagi, bapak cuman kuli bangunan, di rumah tidak ada pemasukan yang ada pengeluran, kita bersyukur sekali bisa mendapat bantuan “ ungkapnya bahagia.
Sementara itu, Kepala Desa Campurjo mengaku bangga atas gerakan sosial yang dipelopori kelompok pemuda di desanya. Apalagi penerima bantuan yang terdata melebihi jumlah warga yang selama ini mendapat bantuan resmi dari pemerintah, “ Tentu kita merasa bangga dan bersyukur, apalagi kegiatan ini untuk masyarakat kami yang kurang mampu, sebenarnya menurut data BPS hanya ada 77 orang yang kurang mampu, tapi organisasi pengajian ini melakukan survei di lapangan, dan menemukan jumlah warga kita yang kondisinya cukup susah sebanyak 201 kepala keluarga “ kata Usman Padong.
Menurut Usman, dana kegiatan juga bersumber dari bantuan sejumlah donatur dan swadaya warga setempat.
Kegiatan turut diikuti Imam Desa , serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Campurjo. (Thaya)