Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Layanan Pasporia Imigrasi Polman Hadir di Majene Run 2026, Warga Terbantu

Penulis / Redaksi: admin
Minggu, 9 Agustus 2026 14:59 WITA 233 tayangan 3 menit baca
Layanan Pasporia Imigrasi Polman Hadir di Majene Run 2026, Warga Terbantu
Foto ilustrasi / Dokumentasi Polhukam - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MAJENE,- Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Non TPI Polewali Mandar (Polman) menghadirkan inovasi pelayanan keimigrasian Paspor Minggu Ceria (Pasporia) dalam kegiatan Majene Run 2026 di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). Layanan tersebut menjadi upaya Kanim Polman mendekatkan pelayanan paspor kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengurus dokumen keimigrasian pada hari kerja. Pelayanan Pasporia berlangsung di Kompleks Stadion Prasamya Mandar, Jalan AP Pettarani, Lingkungan Kampung Baru Utara No. 11, Kelurahan Labuang, Kecamatan Banggae, Minggu (09/08). Kehadiran layanan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejumlah warga bahkan sengaja mendatangi tenda pelayanan Kanim Polman untuk mengurus paspor baru maupun melakukan penggantian paspor. Kepala Seksi Dokumen dan Izin Tinggal Keimigrasian Kanim Kelas II Non TPI Polman, Isman, menjelaskan Pasporia merupakan layanan permohonan paspor elektronik yang diselenggarakan di berbagai kegiatan, termasuk event olahraga seperti lomba lari dan car free day. Menurutnya, layanan tersebut bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang tidak memiliki banyak waktu mengurus paspor pada hari kerja. Hingga saat ini, Pasporia telah dilaksanakan sebanyak dua kali, yakni saat Mandar Run di Polewali Mandar dan Majene Run di Kabupaten Majene. ”Kalau ada even-event olahraga maupun kegiatan lainnya, kami usahakan adakan pelayanan Pasporia,” kata Isman kepada wartawan, Minggu (09/08/2026). Selain Pasporia, Kanim Polman juga memiliki layanan Jempol MaMa dan Larasati sebagai bentuk pelayanan jemput bola kepada masyarakat. Isman menjelaskan, layanan Jempol MaMa dilaksanakan pada pekan ketiga setiap bulannya di Kantor Bupati Majene. Sementara Larasati merupakan layanan jemput bola ke rumah sakit bagi pasien yang membutuhkan paspor untuk menjalani pengobatan ke luar negeri. "Selain pelayanan Pasporia kami juga melakukan pelayanan Jempol MaMa pada pekan ketiga setiap bulannya di Kantor Bupati Majene. Selain dua pelayanan itu ada juga pelayanan Larasati dimana melakukan jemput bola pelayanan di rumah sakit bagi pasien yang ingin urus paspor untuk berobat ke luar negeri," terangnya. Berdasarkan pelaksanaan Pasporia di Polewali Mandar dan Majene Run, Isman mengungkapkan mayoritas masyarakat yang memanfaatkan layanan tersebut merupakan pemohon yang hendak bepergian ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah umrah. Isman menyebut layanan tersebut sengaja dihadirkan untuk memudahkan masyarakat mengajukan permohonan paspor tanpa harus datang langsung ke Kantor Imigrasi Polman di Kabupaten Polewali Mandar. “Selain itu membantu pemohon paspor lansia, anak dibawa umur maupun ibu hamil tak perlu antre lagi mengurus paspor,” tandasnya. Sementara salah satu warga, Nurliah mengaku sangat terbantu dengan layanan Pasporia. Sebab, dirinya dapat menghemat waktu dan biaya karena tidak perlu mendatangi Kantor Imigrasi Polman di Kabupaten Polman untuk mengurus paspor. "Pelayanan Pasporia ini sangat memudahkan kami karena tak repot lagi ke kantor Imigrasi di Polewali. Selain itu menghemat biaya dan waktu apalagi mendapat pelayanan dengan baik," tuturnya. Nurliah juga menilai proses pengurusan paspor melalui Pasporia berlangsung cepat dan tidak rumit. Ia dapat langsung melakukan perekaman foto dan sidik jari di lokasi kegiatan. "Pelayanannya juga cepat hanya butuh beberapa menit karena berkas pendaftaran paspor lengkap. Sehingga langsung isi formulir kemudian dilakukan perekaman foto dan sidik jari. Walapun paspor belum terbit nanti tiga hari kemudian baru bisa diambil," ucapnya. Hal senada disampaikan Susanna. Ia menilai kehadiran Pasporia sangat bermanfaat karena masyarakat bisa mendapatkan layanan paspor dengan lebih dekat dan mudah. Susanna mendatangi tenda pelayanan Pasporia di Majene Run untuk mengambil paspornya yang telah selesai. Sebelumnya, ia telah melakukan pendaftaran dan perekaman paspor saat layanan keimigrasian digelar di Kantor Bupati Majene pada pekan sebelumnya. "Paspor saya sudah jadi sisa mengambilnya di pelayanan Pasporia ini. Kami berharap pelayanan Pasporia maupun Jempol MaMa di Kabupaten Majene terus ditingkatkan karena memudahkan masyarakat membuat paspor dan tak perlu lagi ke Kantor Imigrasi Polman," pungkas Susanna. (thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman