Larang Anggota Terlibat Judi, Dandim Polman : Merusak Moral dan Disiplin Prajurit
Penulis / Redaksi:
admin
Senin, 24 Juni 2024 16:47 WITA
654 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Komandan Kodim 1402/Polman Letkol Czi Sabar Gufta Panjaitan mengingatkan seluruh prajurit TNI dan ASN TNI di jajaran Kodim 1402/Polman agar tidak terlibat segala bentuk perjudian online maupun offline. Diakui, perjudian dapat merusak moral, mental dan kedisiplinan.
Hal tersebut tegas disampaikan Letkol Sabar saat memimpin apel luar biasa di lapangan apel Makodim 1402/Polman, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Senin (24/06).
"Segala bentuk perjudian online maupun offline dapat merusak moral, mental dan kedisiplinan prajurit," kata Letkol Sabar dalam keterangannya, Senin (24/06/2024).
Menurut Letkol Sabar, perjudian tidak hanya melanggar hukum, akan tetapi juga dapat menghancurkan kehidupan pribadi dan profesionalisme seorang prajurit.
"Judi online ini telah memicu segudang permasalahan di tengah masyarakat," ujarnya.
Untuk itu, lulusan Akmil 2003 itu menekankan kepada seluruh anggotanya, baik militer, ASN TNI dan keluarga untuk menghindari aktivitas perjudian.
Dia mengungkapkan, pihaknya terus melakukan langkah preventif untuk mensosialisasikan kepada seluruh prajurit, terkait dampak perjudian, baik dari segi hukum, sosial, psikologis dan kehidupan keluarga dan masyarakat.
“Mengingat mereka bertugas sebagai Babinsa, selaku aparat kewilayahan, tentunya mereka harus menjadi teladan di tengah masyarakat,” ungkap Letkol Sabar.
Selain itu, Letkol Sabar juga mengungkapkan, pengawasan internal dilakukan lebih intensif, memantau aktivitas seluruh anggota sebagai langkah pencegahan, agar tidak terjerumus dalam judi online maupun offline.
"Tindakan ini sebagai langkah untuk mengontrol setiap perilaku prajurit teritorial yang dapat merusak citra TNI dan nama baik satuan di tengah masyarakat," pungkasya. (Zik/thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.