LAM-KPRS Kemenkes RI Tinjau Standar Pelayanan RSUD Hajjah Andi Depu Polman
Penulis / Redaksi:
admin
Kamis, 24 September 2026 13:11 WITA
132 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hajja Andi Depu di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) menjalani survei akreditasi dari Lembaga Akreditasi Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit (LAM-KPRS) Kementerian Kesehatan RI. Langkah ini dilakukan sebagai upaya RSUD Hajjah Andi Depu untuk meningkatkan pelayanan.
Kegiatan asesmen lapangan ini berlangsung selama dua hari, Rabu – Kamis (9-10/09). Adapun Tim Surveior LAM-KPRS yang ditugaskan terdiri dari drg. Nurhayati Habib, dr. Ida Ayu Ratih Wulansari Manuaba, dan Ns. Andi Yuliana.
Kedatangan Tim Surveior LAM-KPRS disambut langsung oleh Bupati Polman Samsul Mahmud, Sekretaris Daerah Polman Nursaid, serta Direktur RSUD Hajja Andi Depu dr. Irwandi Muis beserta jajaran manajemen rumah sakit.
Usai prosesi penyambutan, tim surveior meninjau langsung sejumlah ruang perawatan dan fasilitas kesehatan. Peninjauan ini bertujuan memastikan kualitas pelayanan medis yang diberikan kepada pasien secara riil di lapangan.
Selain pelayanan, aspek tata kelola manajemen, ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM), kesiapan sarana dan prasarana, hingga Standar Operasional Prosedur (SOP) turut menjadi fokus reviu tim penilai.
Dalam kunjungannya, tim surveior juga memberikan sejumlah evaluasi dan masukan teknis kepada dokter serta petugas jaga, khususnya terkait kerapian administrasi penginputan data pasien.
Bupati Polman Samsul Mahmud menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi para tenaga kesehatan. Menurutnya, bekerja di fasilitas kesehatan membutuhkan kesabaran dan keikhlasan ekstra karena berhadapan langsung dengan masyarakat dalam kondisi sakit maupun darurat.
"Masyarakat yang datang ke rumah sakit bukan sekadar membawa penyakit, melainkan membawa harapan besar. Tugas kita adalah menjawab harapan itu dengan pelayanan terbaik," tegas Samsul dalam keterangannya.
Samsul menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Polman untuk terus mendukung peningkatan mutu rumah sakit. Baik dari aspek SDM, fasilitas, maupun tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
Dia berharap RSUD Hajjah Andi Depu tidak hanya menjadi tempat berobat, tetapi juga memberikan rasa aman, nyaman, dan kepercayaan penuh bagi masyarakat Polman.
Sementara Ketua Tim Akreditasi dr. Ida Ayu Ratih Wulansari Manuaba menjelaskan, proses survei lapangan ini bertujuan mencocokkan dokumen yang telah dikirim sebelumnya melalui sistem e-hospital dengan kondisi faktual di lapangan.
"Penilaian dilakukan berdasarkan elemen instrumen yang ada. Jika pemenuhan standar di atas 80 persen, maka mendapat poin 10. Jika 20–80 persen mendapat poin 5," terangnya.
Dia mengimbau seluruh jajaran RSUD untuk tetap tenang selama proses verifikasi berlangsung agar seluruh rangkaian akreditasi berjalan lancar dan objektif.(run/thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
