WONOMIULYO,- AR (13 Tahun), remaja asal desa Sumberjo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, hanya dapat tertunduk sedih, saat berada di Mapolsek Wonomulyo.
Bungsu dari tiga bersaudara, pasangan Basri dan (Alm) Tuami, terpaksa diamankan di kantor polisi untuk mendapat pembinaan, lantaran diketahui kerap kabur dari rumah, hingga meresahkan orang tuanya.
Penyerahan AR kepada polisi, dilakukan langsung oleh orang tuanya, Selasa siang (1712/19).
Basri sang ayah mengaku sudah kehabisan akal untuk mendidik anak bungsunya tersebut, “ Saya sudah tidak tau lagi pak, harus dididik dengan cara apa, makanya saya bawa kesini untuk diberi pembinaan, dengan harapan dia (AR) bisa berubah “ ujar Basri saat berada di Mapolsek Wonomulyo.
Keluhan sama diungkapan Muh Mahmud, kakak AR yang mengaku bingung dengan kelakukan adik bungsunya terebut, “ Sangat meresahkan kelakuannya, soalnya suka kabur dari rumah, sampai berhari-hari dan baru pulang ketika kita melakukan pencarian “ ungkapnya mengeluh.
Kendati mengaku menyesali perbuatannya, AR membantah tudingan kerap kabur dari rumah, menurutnya, selama ini dirinya hanya pergi bergaul dengan teman-temannya“ Saya tidak kabur pak, hanya saja saya keluar mencari teman, karena di rumah sepi “ kilah AR kepada polisi. (Thaya)