Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Kepala SMK Balanipa Rasjuddin Dimutasi Imbas Viral 2 Siswi Bully-Aniya Teman Kelas di Polman

Penulis / Redaksi: admin
Rabu, 29 Oktober 2025 17:49 WITA 289 tayangan 2 menit baca
Kepala SMK Balanipa Rasjuddin Dimutasi Imbas Viral 2 Siswi Bully-Aniya Teman Kelas di Polman
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI MANDAR,- Kepala SMK Balanipa Rasjuddin dimutasi imbas viral anaknya berinisial RA (16) terlibat aksi perundungan terhadap teman kelasnya inisial SA (16) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Pelaku RA bersama seorang temannya inisial SC (16) mem-bully dan menganiaya korban gegara persoalan sampah. "Benar, dimutasi karena masalah itu (perundungan)," ungkap sumber wartawan yang enggan disebut namanya, Rabu (29/10/2025). Rasjuddin diberhentikan sebagai Kepala SMK Balanipa, Selasa (28/10) kemarin. Meski begitu, Rasjuddin mendapat jabatan baru sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMK Campalagian. "Dimutasi ke SMK Campalagian, sebagai pelaksana tugas," ujar sumber tersebut. Dia pun berharap, persoalan yang terjadi di SMK Balanipa bisa menjadi pembelajaran bagi semua pelaksana pendidikan agar kejadian serupa tidak terulang. "Harapannya kepada semua penyelenggara pendidikan, baik kepala sekolah maupun guru untuk meningkatkan pembinaan dan pengawasan terhadap murid agar hal seperti itu tidak terulang kembali," pungkasnya. Sementara Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulbar, Herdin Ismail belum memberi tanggapan perihal masalah ini. Panggilan telepon dan pesan singkat yang dikirim wartawan ke nomor seluler miliknya belum direspon. Diberitakan sebelumnya, siswi SMK Balanipa berinisial SA (16) menjadi korban perundungan yang dilakukan teman kelasnya inisial RA dan SC pada Jumat (10/10) lalu. Perbuatan tak terpuji kedua pelaku terungkap setelah videonya viral di media sosial. Aksi perundungan terhadap korban dipicu persoalan sepele. Kedua pelaku kesal lantaran menduga korban tidak mau menjalankan tugas untuk membersihkan sampah. "Sebenarnya sepele, masalah buang sampah saja, dianggap si korban tidak mau buang sampah. Karena lagi jadwal piket kenapa tidak mau buang sampah," kata Kapolsek Tinambung Iptu M Azharil Naufal kepada wartawan, Rabu (15/10). (thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman