Kasus Covid-19 di Polman Bertambah, Bupati Akan Tutup Pasar
Penulis / Redaksi:
admin
Jumat, 7 Agustus 2020 20:06 WITA
1,134 tayangan
2 menit baca
SULBAR,- Lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Polewali Mandar, masih terus terjadi. Hari ada penambahan 2 kasus baru.
Data Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulawesi Barat menyebut, kasus 266 adalah laki-laki berinisial Tuan FA (49 tahun), alamat Kelurahan Matakali. Sementara kasus 267, perempuan inisial Nyonya NU (25 tahun), alamat Kelurahan Wattang, “ Kedua pasien tidak pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi, satu pasien tidak memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit, sementara satu pasien lainnya, tidak jelas apakah memiki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit “ kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sulawesi Barat, Safaruddn Sunusi, melalui rilis kepada wartawan Jumat (07/08/20).
Safaruddin mengungkapkan, pasien kasus 266 sementara menjalani perawatan di RS Polewali Mandar, “ Sementara pasien kasus 267 menjalani isolasi mandiri “, ujarnya.
Menanggapi terus bertambahnya jumlah pasien Covid-19 di Polewali Mandar, bahkan mencatat pasien terbanyak diantara 6 Kabupaten di Sulawesi Barat, Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar, mengaku sedang mempelajari dan mencari tau penyebab lonjakan kasus Covid-19 di daerah ini, “ Kita sudah berusaha, inikan kita pelajari terus, sumber covid bisa ramai kembali di mana ? Apakah kita salah karena kita aktifkan kembali kantor, apakah kita salah karena membuka pasar lagi dengan tidak melaksanakan protokol kesehatan, itu sementara kita pengkajian “ ungkapnya saat dikonfirmasi wartawan, di Taman Sport Center Polewali Mandar, Kamis (06/08/20) kemarin.
Ibrahim sempat menyebut, akan kembali melakukan penutupan pasar jika dalam pekan ini ada penambahan kasus baru, “ Saya lagi uji minggu ini, kalau dalam minggu ini ada lagi yang (positif), berarti pasar harus saya tutup lagi kembali. Karena hanya itu yang bisa kita lakukan, karena kalau orang mau dirapid test se Polewali Mandar, habis rapid test di jakarta kita pakai “ tandasnya.
Selain itu, Ibrahim juga mengatakan akan memanggil dinas terkait untuk melakukan penyemprotan desinfektan sebagai salah satu langkah penanganan mencegah penularan virus corona, “ Ini sementara, mungkin sebentar ini, saya akan panggil Dinas Kesehatan, untuk menyemprot lagi sekolah, semua kantor, karena ini sudah banyak sekali lagi yang mendesak “ pungkasnya.
Selaku kepala daerah, Ibrahim meminta warganya bersabar dan memberikan masukan kepada pemerintah, untuk mengatasi penularan wabah virus corona.
Hingga hari ini, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Polewali Mandar telah mencapai 91 orang. 47 orang dinyatakan sembuh, 3 orang meninggal dunia, dan 44 orang diantaranya masih menjalani perawatan di beberapa tempat. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
