Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Kasus 4 Bocah SD Diduga Aniaya Gadis Cilik 12 Tahun di Mamasa Berakhir Damai

Penulis / Redaksi: admin
Sabtu, 1 Agustus 2026 19:14 WITA 265 tayangan 2 menit baca
Kasus 4 Bocah SD Diduga Aniaya Gadis Cilik 12 Tahun di Mamasa Berakhir Damai
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MAMASA,- Kasus pengeroyokan melibatkan empat bocah pria terhadap seorang gadis cilik berinisial NA (12) di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) akhirnya berakhir damai. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan. “Sudah damai,” kata Kapolsek Mambi, Ipda Riswandi melalui pesan singkat, Sabtu (01/08/2026). Proses perdamaian yang difasilitasi lembaga adat dan pemerintah setempat itu berlangsung di Mapolsek Mambi, Kecamatan Mambi, Jumat (31/07) kemarin. Adapun keempat terduga pelaku masing-masing berinisial MI (10), MA (9), MR (8) dan AL (9) “Sudah ada surat pernyataan damainya kedua belah pihak. Giatnya difasilitasi oleh lembaga adat dan kelurahan mambi,” ungkapnya. Riswandi tidak mengungkap poin kesepakatan kedua belah pihak yang dicantumkan dalam surat perdamaian. Meski begitu, dia menyebut korban dan pelaku masih berteman dan memiliki hubungan keluarga. “Berteman (korban dan pelaku), tidak ada orang lain masih berkeluarga semua,” ujarnya. Dia juga mengungkap kondisi korban yang sudah membaik. Menurutnya, korban hanya mendapat penanganan awal di Puskesmas usai menjadi korban kekerasan. “(Korban) Tidak sampai dirawat berhari-hari. Hanya penanganan awal,” pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, empat bocah pria diduga menganiaya gadis cilik (12) Kelurahan Mambi, Kecamatan Mambi, Rabu (29/07) sekira pukul 14.00 Wita. Orang tua korban yang keberatan melaporkan kejadian itu kepada polisi. "Merasa keberatan atas kejadian yang dialami anaknya, keluarga korban selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Mambi agar dapat diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," ucap Ipda Riswandi dalam keterangannya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, diduga pengeroyokan itu dipicu pertengkaran antara korban dan pelaku. “(Pemicu) Itu pertengkaran, biasa anak-anak. (Saling ejek) itu ji, ketersinggungan,” ungkapnya. (thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman