Jawab Kesulitan Warga Saat Kemarau, Satgas TMMD Polman Temukan 2 Mata Air di Bulo
Penulis / Redaksi:
admin
Selasa, 24 Februari 2026 10:48 WITA
158 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Program Manunggal Air dengan melakukan pengeboran yang dijalankan Satgas TMMD ke-127 untuk menemukan sumber mata air di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), menunjukkan hasil menggembirakan. Dari 5 lokasi yang menjadi sasaran pengeboran, 2 telah menemukan mata air.
Pengeboran berlangsung di Desa Bulo, Kecamatan Bulo. Dua sumber mata air ditemukan di Dusun Bulo dan Dusun Talibulu.
“Alhamdulillah, kemarin di Dusun Bulo sudah ditemukan mata air, dan hari ini di Dusun Talibubu pada kedalaman 20 meter juga sudah keluar air. Debitnya cukup besar,” kata Wakil Komandan Satgas TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman, Kapten Inf Ahmad Yani dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).
Pengeboran berlangsung di Desa Bulo, Kecamatan Bulo. Dua sumber mata air ditemukan di Dusun Bulo dan Dusun Talibulu.
“Alhamdulillah, kemarin di Dusun Bulo sudah ditemukan mata air, dan hari ini di Dusun Talibubu pada kedalaman 20 meter juga sudah keluar air. Debitnya cukup besar,” kata Wakil Komandan Satgas TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman, Kapten Inf Ahmad Yani dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).
Ahmad Yani menjelaskan, Manunggal Air merupakan salah satu program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). Tujuannya, membantu pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di wilayah yang mengalami kesulitan akses air.
“Desa Bulo yang berada di ketinggian sekitar 400 meter di atas permukaan laut selama ini kerap mengalami keterbatasan suplai air, terutama saat musim kemarau. Kondisi geografis pegunungan membuat warga harus berupaya ekstra untuk mendapatkan air bersih,” ungkapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, sumur bor dengan kedalaman 20 meter di Dusun Talibubu, diperkirakan mampu menyuplai kebutuhan air bagi sekitar 20 kepala keluarga.
Sementara salah satu warga, Ruslan menyambut antusias keberhasilan pengeboran tersebut. Diakui, selama ini warga setempat kesulitan mendapatkan air bersih terutama saat kemarau panjang.
“Kalau musim kemarau, air sangat susah. Kadang harus ambil jauh. Alhamdulillah sekarang sudah ada sumber air di kampung kami,” tuturnya tersenyum.
Keberhasilan menemukan sumber mata air ini menjadi harapan baru bagi warga Desa Bulo. Di tengah medan pegunungan yang menantang, program TMMD tak hanya membuka akses jalan, tetapi juga menghadirkan sumber kehidupan baru bagi masyarakat. (Zik/thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
