Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Jajaran Imigrasi Dimbau Fokus Jalankan Program dan Tinggalkan Budaya Kerja Tidak Patut

Penulis / Redaksi: admin
Rabu, 10 Juni 2026 11:37 WITA 161 tayangan 2 menit baca
Jajaran Imigrasi Dimbau Fokus Jalankan Program dan Tinggalkan Budaya Kerja Tidak Patut
Foto ilustrasi / Dokumentasi Polhukam - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
JAKARTA, – Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi, Hendarsam Marantoko, mengimbau seluruh jajaran Imigrasi untuk menunjukkan langkah konkret (action plan) dalam memperkuat integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia juga meminta seluruh pegawai kembali fokus menjalankan tugas, fungsi, dan program kerja yang telah dicanangkan. “Mulai minggu ini, saya minta seluruh jajaran kembali fokus pada tugas, fungsi, dan program-program yang sudah dicanangkan. Pelayanan kepada masyarakat harus berjalan optimal,” kata Hendarsam dalam keterangannya, Rabu (10/06/2026). Arahan tersebut disampaikan kepada seluruh petugas Imigrasi di Indonesia dan Atase Imigrasi pada Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri dalam kegiatan pengarahan yang digelar secara hybrid di Aula Ditjen Imigrasi, Selasa (09/06). Hendarsam mengakui persoalan yang tengah dihadapi menjadi pukulan bagi organisasi. Namun, ia menegaskan kondisi tersebut harus dijadikan momentum untuk melakukan evaluasi dan pembenahan secara menyeluruh, termasuk menghapus praktik serta budaya kerja lama yang tidak lagi sesuai dengan tuntutan pelayanan publik. “Zaman sudah berubah dan tuntutan masyarakat juga semakin tinggi. Tidak ada hak istimewa bagi siapa pun untuk melakukan pelanggaran,” tegasnya. Menurut Hendarsam, sebagai institusi yang berhadapan langsung dengan masyarakat, Imigrasi sangat rentan terhadap kritik dan keluhan publik. Karena itu, setiap aparatur dituntut memiliki mentalitas pelayanan yang kuat serta mampu merespons setiap aduan secara cepat, terbuka, dan transparan. Hendarsam menilai Ditjen Imigrasi memiliki sumber daya manusia yang unggul. Namun, kapasitas tersebut harus dibarengi dengan integritas yang kokoh agar organisasi dapat kembali memperkuat kepercayaan masyarakat. “Ditjen Imigrasi memiliki sumber daya manusia yang unggul, namun kapasitas tersebut harus dibarengi dengan integritas yang kuat agar organisasi dapat kembali berdiri tegak,” ujarnya. Lebih lanjut, Hendarsam menegaskan bahwa orientasi utama Imigrasi saat ini adalah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Berbagai persepsi negatif maupun kecemburuan sosial harus dijawab melalui perubahan sikap dan komitmen pelayanan yang nyata. “Gagasan ‘Imigrasi untuk Rakyat’ lahir karena kita harus mendekatkan diri dan menghilangkan jarak dengan masyarakat. Fokus kita sekarang adalah membuktikan komitmen itu, merebut kembali kepercayaan publik, dan memastikan bahwa setiap kerja Imigrasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” pungkasnya. (rls)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman