Jadi Ajang Promosi Potensi Wisata, Festival Tanjong Buku 2022 Resmi Dibuka
Penulis / Redaksi:
admin
Sabtu, 10 Desember 2022 19:20 WITA
571 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Ratusan warga menghadiri pembukaan Festival Tanjong Buku 2022 di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Pemerintah meminta agar kebersihan serta seluruh fasilitas tempat wisata dijaga dan terus dikembangkan, sehingga nantinya dapat meningkatkan kunjungan wisatawan.
“Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan tempat wisata kita, menjaga apa yang telah diberikan pemerintah, karena jika berkembang, bukan tidak mungkin bantuan yang diberikan pemerintah baik dari pusat akan bertambah, pengunjung juga semakin banyak,” kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Polewali Mandar, Andi Parial Patajangi dalam sambutannya, Sabtu (10/12/2022).
Pembukaan Festival Tanjong Buku 2022, berlangsung di kawasan pantai wisata Tanjong Buku, Desa Buku, Kecamatan Mapilli, Sabtu sore (10/12). Pembukaan festival dimeriahkan pementasan drama menggunakan bahasa lokal, serta pakkottau (pertunjukan silat).
Andi Parial menyebut pentingnya pengembangan tempat wisata. Selain untuk meningkatkan kunjungan, juga dapat memberi dampak positif untuk peningkatan ekonomi masyarakat.
“Jika objek wisata berkembang, bukan hanya akan mendapat tamu atau wisatawan, tetapi juga menambah nilai penghasilan masyarakat kita,” ungkapnya.
“Pengunjung yang datang pasti mau makan atau pun minum, di situlah kesempatan bagi masyarakat untuk membuka warung dan sebagainya,” sambung Andi Parial.
Sementara itu, Kepala Desa Buku Amiluddin mengungkapkan, jika pihaknya akan meningkatkan kapasitas pengelola kawasan wisata Tanjong Buku dengan melakukan pelatihan.
“Strategi ke depan saya selaku pemerintah desa, akan melakukan semacam pelatihan (untuk pengelola), seperti bagaimana melayani pengunjung, bagaimana pengunjung bisa dimanjakan dengan kuliner khas, saya akan berupaya menyajikan menu makanan khas yang betul-betul tradisional,” ungkap Amiluddin yang dikonfirmasi terpisah.
Diakui Amiluddin, pihaknya akan berupaya mendorong pengelola tempat wisata, untuk melaksanakan kegiatan rutin setiap bulannya sebagai upaya mempromosikan potensi wisata di daerah ini.
“Kemudian kalau bisa, paling lama satu bulan jaraknya ada lagi kegiatan,” pungkasnya.
Festival Tanjong Buku 2022 yang mengusung tema ‘Kearifan Lokal sebagai Produk Wisata’ digelar selama dua hari, Sabtu-Minggu (10-11/12). Festival ini merupakan salah satu kegiatan dalam kalender Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Polewali Mandar.
Adapun sejumlah kegiatan yang digelar selama pelaksanaan Festival Tanjong Buku 2022. Diantaranya,: Pakkottau (pertunjukan pencak silat), penampilan passessere (nelayan pencari ikan penja), Talk Show terkait pengembangan objek wisata untuk pertumbuhan ekonomi desa, lomba permainan katto-katto, penanaman pohon, serta camping dengan suguhan panorama alam khas pantai wisata Tanjong Buku. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.