Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Buka Sandeq Silumba 2026, Gubernur Sulbar Janji Dukungan APBD 2027

Penulis / Redaksi: admin
Rabu, 21 Oktober 2026 19:47 WITA 40 tayangan 2 menit baca
Buka Sandeq Silumba 2026, Gubernur Sulbar Janji Dukungan APBD 2027
Foto ilustrasi / Dokumentasi Inovatif - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MAJENE,- Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka berkomitmen mendukung event Sandeq Silumba agar pelaksanaannya semakin meriah pada tahun mendatang. Dia mengaku akan mengalokasi anggaran melalui APBD Sulbar 2027 sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah mendukung pelaksanaan event bergengsi ini. Komitmen itu disampaikan Suhardi Duka saat membuka acara pelaksanaan Sandeq Silumba 2026 di Rest Area Pantai Palipi, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Jumat (25/09). Dia menegaskan bahwa Sandeq bukan sekadar perahu tradisional bagi masyarakat, tetapi juga bagian dari identitas, budaya, sekaligus kebanggaan masyarakat Mandar. "Saya sebagai gubernur kembali akan mengalokasikan APBD 2027, insya Allah. Saya minta kepada Bupati Majene dan Bupati Polewali Mandar ikut serta mengalokasikan," kata Suhardi dalam keteragannya, Jumat (25/09/2026). Suhardi mengungkapkan, sejak dahulu Sandeq memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Mandar. Perahu bercadik dengan layar khas tersebut tidak hanya digunakan untuk aktivitas ekonomi dan perdagangan, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi perlombaan masyarakat pesisir. "Sandeq bagi kita orang Mandar dalam budaya, jati diri sekaligus jiwa kita. Sandeq adalah juga kebanggaan kita," ujarnya. Menurutnya, kedekatan masyarakat Mandar dengan Sandeq telah berlangsung sejak generasi ke generasi, termasuk dirinya yang sejak kecil telah mengenal dan memainkan perahu Sandeq mini. "Sandeq zaman dulu adalah urat nadi ekonomi. Perahu layar yang digunakan untuk berniaga, juga digunakan untuk berlomba. Sewaktu kecil saya sudah bermain Sandeq. Waktu SD kita main Sandeq kecil-kecilan, kita layarkan di laut," ungkap Suhardi. Memasuki usia remaja, dia mengatakan orang Mandar mulai menaiki perahu Sandeq sungguhan. Kini, tradisi tersebut berkembang menjadi sebuah event budaya dan pariwisata yang lebih besar melalui Sandeq Silumba. Dia juga menyebut Sandeq Silumba telah masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata. Hal tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam upaya memperkenalkan budaya Mandar dan Sandeq kepada masyarakat yang lebih luas. "Hari ini kita kembali berkumpul di sini. Insya Allah besok kita akan menyaksikan start Sandeq Silumba dari Banua Sendana menuju Kabupaten Polewali Mandar," tutur Suhardi. Suhardi mengatakan, Sandeq Silumba 2026 tahun ini tidak menempuh rute hingga Mamuju sebagai ibu kota Provinsi Sulbar. Dia menjelaskan, perubahan rute tersebut dilakukan karena adanya sejumlah keterbatasan. "Memang tahun ini tidak langsung ke Mamuju sebagai ibu kota karena memang banyak keterbatasan. Namun demikian, semangat kita tidak pernah pudar untuk melaksanakan Sandeq Silumba," ucapnya. Meski demikian, dia memastikan pemerintah provinsi tetap memiliki komitmen untuk mengembangkan event tersebut. Suhardi Duka berharap penyelenggaraan Sandeq Silumba pada tahun mendatang dapat berlangsung lebih baik dan semakin berkembang. "Insya Allah tahun depan Sandeq Silumba akan lebih baik dan lebih berkembang lagi," pungkasnya. (rls)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman