Isak Tangis Guru dan Teman Saat Melayat 4 Korban Tewas Tertabrak Truk di Mamuju
Penulis / Redaksi:
admin
Senin, 15 Juli 2019 10:11 WITA
710 tayangan
2 menit baca
MAMUJU,- Isak tangis warnai kediaman 4 korban tewas akibat kecelakaan , asal Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Senin pagi (15/07/19).
Para pelayat diantaranya keluarga, guru dan puluhan teman tampak tak kuasa menahan kesedihan melihat korban sudah terbungkus kain kafan..
Dari empat korban tewas, tiga diantaranya masih duduk di bangku kelas VI SDN Kalukku, sementara 1 lainnya sudah duduk di bangku SMP. Kemepat korban juga diketahui masing bertetangga.
Pihak sekolah mengaku sangat terpukul dan kehilangan, apalagi tiga korban diketahui memiliki prestasi bagus di sekolah, “ Selain rajin dan berprilaku baik, ketiga murid yang meninggal cukup bepestasi, kami betul-betul merasa kehilangan “ ungkap Kepala Sekolah SDN Kalukku, Imran Junaedi kepada wartawan.
Sebagai bentuk penghormatan kepada para korban, pihak sekolah memutuskan meliburkan aktifitas belajar mengajar di sekolah, agar semua teman korban dapat mengikuti proses pemakaman yang akan dilangsungkan hari ini, Senin siang.
Kecelakaan naas yang merenggut empat korban jiwa , terjadi Minggu sore kemarin (14/07/19).
Kecelakaan berawal ketika truk bermuatan rotan dengan nomor polisi DC 8241 AV, yang dikemudikan Petrus Sampe (28 tahun), hilang kendali hingga akhirnya menabrak kios dan rumah warga di pinggir jalan, dan menewaskan para korban yang sedang bermain game di dalam rumah.
Pasca kejadian. sang sopir truk diketahui sempat berupaya melarikan diri lantaran nyaris jadi korban amukan massa.
“ Tadi sopirnya sempat kabur, dan mengamankan diri di rumah salah seorang warga, namun Alhamdulillah sudah kami amankan di Polres Mamuju untuk dilakukan proses lebih lanjut “ ungkap Edy Sartono. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.