Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Informasi Hoaks Penyebab Vaksin Melambat, Kini Warga Pelosok Mulai Antusias

Penulis / Redaksi: admin
Rabu, 15 Desember 2021 18:16 WITA 457 tayangan 2 menit baca
Informasi Hoaks Penyebab Vaksin Melambat, Kini Warga Pelosok Mulai Antusias
Foto ilustrasi / Dokumentasi kesehatan - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MAJENE- Melambatnya capaian vaksin di wilayah pelosok Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, disebabkan informasi hoaks yang tidak jelas kebenarannya. Namun, kini warga sudah mulai sadar dan berbondong-bondong mendatangi gerai vaksin atau lokasi yang sudah ditentukan sebelumnya. Seperti terlihat di Kecamatan Sendana, salah satu wilayah yang berjarak puluhan kilometer dari pusat kota Majene. Antusiasme warga untuk divaksin rupanya disebabkan semakin tingginya kesadaran pentingnya vaksin di tengah pandemi Covid-19 yang masih terjadi hingga saat ini. “Sebenarnya selama ini keraguan menerima vaksin karena terlalu banyak berita tentang efek setelah divaksin. Berita itu ternyata bohong, tidak jelas dari mana asalnya,” ujar Maksum (42), salah satu warga setempat ketika dimintai tanggapan kenapa dirinya terlambat menerima vaksin, Senin (13/12/2021). Menurut warga yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan, ini dirinya terlambat vaksin lantaran masih seringnya beredar kabar yang tidak benar tentang vaksin. Sehingga, dirinya menjadi dihantui rasa takut, jika tiba-tiba usai divaksin muncul efek kejang-kejang, lumpuh, separuh tubuh tidak bisa bergerak, dan sebagainya. “Jadi saya berpikir, kalau itu benar-benar terjadi siapa yang akan menghidupi istri dan anak-anak saya,” katanya. “Tapi, sekarang saya sudah benar-benar memahami ternyata vaksin itu penting dan aman setelah melihat orang-orang sudah divaksin,” cerita Maksum sembari memperbaiki posisi masker yang dipakainya. Kini, dia dan warga lainnya menyerbu lokasi vaksinasi di daerahnya yang melayani tanpa mengenal waktu, ada vaksin pagi, siang hingga sore hari. Terlihat warga ramai mendatangi tempat vaksin dengan membawa keluarga masing-masing. Antusiasme warga beberapa pekan terakhir secara pelan tapi pasti menaikkan capaian vaksin di daerah ini. Tadinya, Kabupaten Majene masih kurang maksimal dari data yang ada, kini capainnya sudah berangsur naik secara drastis. Humas Polres Majene, Ipda Undur, menyebut tercatat beberapa hari terakhir jumlah capaian vaksin di Kecamatan Sendana selalu di atas angka 200 peserta. Di Desa Paminggalan saja mencatat 202 warga berhasil divaksin dari 216 yang terdaftar. Padahal transportasi di wilayah ini terbilang susah dilalui warga. “Meski jarak tempuh dan medan yang cukup menegangkan, namun masyarakat setempat tetap datang untuk divaksin. Ini sudah kesadaran yang luar biasa,” kata Undur. Menurutnya, selain mengedukasi masyarakat soal pentingnya vaksin, pihaknya juga tak henti memberikan pemahaman protokol kesehatan yang seringkali diabaikan masyarakat. Prokes 5M, kata Undur, yakni mencuci tangan, menggunakan masker, mengatur jarak, tidak berkerumun dan hindari bepergian. “Sebelum dan sesudah vaksin sebaiknya warga tetap mematuhi prokes untuk mencegah penyebaran virus,” ujarnya. (sur/red) Editor: Sulaeman Rahman
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman