Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Imigrasi Polman Perketat Pengawasan WNA di Majene, Optimalkan Peran Timpora - Apoa

Penulis / Redaksi: admin
Kamis, 9 Juli 2026 08:36 WITA 249 tayangan 2 menit baca
Imigrasi Polman Perketat Pengawasan WNA di Majene, Optimalkan Peran Timpora - Apoa
Foto ilustrasi / Dokumentasi Polhukam - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MAJENE,- Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Polewali Mandar (Polman) memperkuat sinergi pengawasan warga negara asing (WNA) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), melalui Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA). Dalam rapat dibahas sejumlah isu strategis , mulai dari deteksi dini aktivitas Warga Negara Asing (WNA) yang akan membeli cumi kering hingga tindak lanjut terhadap WNA asal Bangladesh yang telah dideportasi serta status anak hasil perkawinan campuran. Rapat tingkat kecamatan tersebut digelar di Aula Penginapan Ahmad, Kecamatan Tammero'do Sendana, Rabu (08/07). Mengusung tema "Optimalisasi Kerja Sama TIMPORA dalam Rangka Pengawasan Orang Asing Tingkat Kecamatan Tammero'do Sendana Kabupaten Majene". Kegiatan dihadiri Kabag Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Majene, Danramil Sendana, Kapolsek Sendana, Kapolsek Malunda, Camat Tammero'do Sendana, Camat Tubo Sendana, Camat Ulumanda, perwakilan Camat Malunda, perangkat desa dan kelurahan, serta unsur terkait lainnya. Rapat dibuka Kepala Subseksi Intelijen Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Polewali Mandar, Muh Ayman Fikri. Dilanjutkan dengan sesi diskusi dan pertukaran informasi antaranggota TIMPORA mengenai pelaksanaan pengawasan orang asing di wilayah Kecamatan Tammero'do Sendana. "Ada sejumlah persoalan yang menjadi pokok pembahasan dalam diskusi, termasuk deteksi dini terhadap keberadaan dan kegiatan WNA di Kecamatan Tammero'do Sendana, khususnya terkait WNA yang akan membeli cumi kering, keberadaan WNA asal Bangladesh yang telah dideportasi, serta status anak hasil perkawinan campuran," kata Muh Ayman Fikri dalam keterangannya, Kamis (09/07/2026). Selain membahas isu-isu tersebut, rapat juga mempertegas komitmen anggota TIMPORA untuk meningkatkan koordinasi dan pertukaran informasi mengenai keberadaan maupun aktivitas WNA di wilayah Kabupaten Majene. Optimalisasi penggunaan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) menjadi salah satu fokus pembahasan. Aplikasi tersebut diharapkan dimanfaatkan secara maksimal oleh pengelola hotel, penginapan, vila, homestay, rumah kos, maupun masyarakat yang menerima tamu WNA, sehingga proses pelaporan dapat dilakukan secara cepat dan akurat. "Komitmen bersama seluruh anggota TIMPORA dalam pertukaran informasi terkait keberadaan dan kegiatan WNA di wilayah Majene, khususnya Kecamatan Tammero'do Sendana dan sekitarnya, harus terus diperkuat. Begitu pula optimalisasi penggunaan APOA sebagai instrument pendukung dalam melakukan pengawasan orang asing," ujar Ayman. Dia mempertegas pentingnya rapat lintas intansi ini sebagai salah satu kunci untuk mencegah potensi pelanggaran keimigrasian yang dapat dilakukan WNA. “Koordinasi dan pertukaran informasi antaranggota TIMPORA dalam pengawasan keberadaan maupun kegiatan warga negara asing di kecamatan Tammero'do Sendana Kabupaten Majene perlu terus di tingkatkan guna memperoleh kepastian informasi sehingga potensi ancaman gangguan maupun hambatan apapun dapat diantisipasi maupun ditanggulangi secara cepat dan tepat,” pungkas Ayman. (thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman