Sementara itu, Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Revormasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan III, Naptalina Sipayung, mengatakan ide to malaqbi bukan nilai yang baru tumbuh, tetapi merupakan warisan rakyat Sulbar, “ Dalam hal ini ada beberapa yang harus di ubah, salah satunya manajemen perubahan untuk merubah mindset dan culture set kita, dalam hal membangun budaya kerja, bukan bukan hanya retorika tetapi implementasi dalam keseharian kita bekerja “ sebut Naptalia.
Talk show dihadiri pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas dan ASN Pemprov Sulbar. (ADVETORIAL)
Idris: Penerapan Budaya Kerja Malaqbi Butuh Komitmen
Penulis / Redaksi:
admin
Kamis, 4 Juli 2019 07:51 WITA
884 tayangan
1 menit baca
SULBAR,- Sekprov Sulbar, Muhammad Idris melakukan Talk Show terkait penerapan Budaya Kerja Malaqbi, berlangsung di Auditorium Lantai IV Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Rabu kemarin (03/07/1).
Dalam acara tersebut, Idris menyampaikan bahwa semua Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memahani tujuan penerapan budaya kerja malaqbi, “ Harus ada perubahan mindset dan culture lama untuk bisa mendemonstrasikan perubahan budaya kerja ini, serta komitmen dari pimpinan OPD , karena tanpa komitmen budaya kerja ini tidak akan jalan “, ujarnya.
Idris juga menjelaskan, budaya kerja malaqbi yang telah dituangkan dalam bentuk peraturan gubernur, harus bisa menghadirkan perubahan pada setiap OPD, “ Mulai hari ini kita take over dan tanggung jawab untuk mendaratkan corporate culture atau budaya kerja ini ke dalam organisasi kita “ tandasnya.
Sementara itu, Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Revormasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan III, Naptalina Sipayung, mengatakan ide to malaqbi bukan nilai yang baru tumbuh, tetapi merupakan warisan rakyat Sulbar, “ Dalam hal ini ada beberapa yang harus di ubah, salah satunya manajemen perubahan untuk merubah mindset dan culture set kita, dalam hal membangun budaya kerja, bukan bukan hanya retorika tetapi implementasi dalam keseharian kita bekerja “ sebut Naptalia.
Talk show dihadiri pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas dan ASN Pemprov Sulbar. (ADVETORIAL)
Sementara itu, Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Revormasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan III, Naptalina Sipayung, mengatakan ide to malaqbi bukan nilai yang baru tumbuh, tetapi merupakan warisan rakyat Sulbar, “ Dalam hal ini ada beberapa yang harus di ubah, salah satunya manajemen perubahan untuk merubah mindset dan culture set kita, dalam hal membangun budaya kerja, bukan bukan hanya retorika tetapi implementasi dalam keseharian kita bekerja “ sebut Naptalia.
Talk show dihadiri pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas dan ASN Pemprov Sulbar. (ADVETORIAL)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.