Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Hindari "Razia Masker", Pengendara di Campalagian Lawan Arus dan Nyaris Tabrak Petugas

Penulis / Redaksi: admin
Kamis, 10 September 2020 16:32 WITA 633 tayangan 2 menit baca
Hindari "Razia Masker", Pengendara di Campalagian Lawan Arus dan Nyaris Tabrak Petugas
Foto ilustrasi / Dokumentasi kesehatan - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
CAMPALAGIAN,- Sejumlah pengendara motor di Kabupaten Polewali Mandar, nekat melawan arus hingga ngebut dan nyaris menabrak petugas, lantaran menghindari razia masker. Kegiatan yang digelar petugas gabungan dari TNI, Polisi dan Pemerintah setempat, berlangsung di depan Kantor Camat Campalagian, Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Campalagian, Kamis siang (10/09/20). Terpantau, beberapa pengendara yang terjaring razia masker ini, mendapat sanksi dari petugas. Selain bernyanyi dan menghafal lima sila pancasila, pengendara juga diberi sansi push up. Usai menjalani sanki, para pengendara langsung diberi masker secara gratis. “ Dilupa ki, kan adaji helm, makanya tidak pakai masker, ini mau ke tinambung “ kilah salah seorang pengendara Nurmadina kepada petugas. [caption id="attachment_14077" align="alignnone" width="960"] Salah seorang pengendara yang terjaring tidak memakai masker, mendapat sanksi push up, kemudian diberi masker gratis. Warga diimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya memakai masker, Kamis (10/09/20)[/caption] Kapolsek Campalagian IPTU Sukirno AS menjelaskan, razia ini merupakan salah satu bentuk kampanye penggunaan masker, yang digelar secara serentak seluruh Indonesia, “ Ini secara nasional dilaksanakan kampanye serentak seluruh wilayah Indonesia “ ungkapnya kepada wartawan. Menurut dia, terlaksananya kegiatan ini diharapkan meningkatkan kesadaran warga, agar selalu memakai masker, guna mencegah penularan virus corona, “ Tetap gunakan masker, jadikan masker sebagai kebutuhan. Karena masker ini dapat mencegah penularan virus corona baik diri sendiri maupun orang lain “ terang Sukirno. Sukirno berharap, warga mematuhi imbauan pemerintah, dengan menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi belasan santriwati salah satu pondok pesantren di Kecamatan Campalagian, diketahui terkonfirmasi Covid-19, “ Sesuai kesepakatan kemarin, akan dilakukan kegiatan sterilkan pondok pesantren “, pungkasnya. Dalam kegiatan ini, petugas menyiapkan ratusan masker gratis untuk dibagikan kepada pengguna jalan, yang didapati berkendara tanpa memakai masker. (Thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman