Pengendara gerobak motor mendapat bantuan petugas, setelah nyaris terguling saat menghindari Operasi Yustisi, di Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Selasa (06/10/2020)>[/caption]
Berdasarkan pantauan wartawan, selama operasi berlangsung, tidak sedikit pengendara motor yang memilih berhenti hingga mencari jalan pintas, demi menghindari petugas.
Bahkan salah seorang pengendara motor gerobak nyaris terguling, saat berupaya menghindari operasi dengan melewati jalan yang menukik. Beruntung, petugas yang melakukan operasi, sigap memberikan bantuan.
Dalam razia ini petugas juga memberi sanksi kepada sejumlah warga, yang didapati berkendara tanpa memakai helm. Mereka diminta melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki, dan kembali mengambil sepeda motornya apabila telah membawa helm.
“ Dikaitkan masalah penggunaan helm, kemudian kita kasi kebijaksanaan, kita tidak tindaki, kita beri kebijaksanaan untuk melengkapi kendaraan dan mencari helm. Namun tetap harus mengutamakan protokol kesehatan utamanya memakai masker “, ungkap Kasubsektor Mapilli IPDA Fahruddin Palo.
Satgas berharap, operasi yang digelar secara rutin ini, dapat memutus penularan virus corona.
Tercatat hingga saat ini, angka penularan virus corona di Kabupaten Polewali Mandar, mencapai 414 kasus, paling banyak di antara kabupaten lainnya di Provinsi Sulawesi Barat. (Thaya) Hindari Operasi Yustisi, Pengendara Gerobak Motor Nyaris Terguling di Mapilli
Penulis / Redaksi:
admin
Selasa, 6 Oktober 2020 14:42 WITA
731 tayangan
2 menit baca
MAPILLI,- Satgas COVID-19 Kecamatan Mapilli , menggelar Operasi Yustisi di Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Selasa siang (06/10/2020).
Operasi menyasar pengguna jalan, sebagai upaya penegakan disiplin terhadap warga, untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya memakai masker saat beraktifitas,
Satu persatu pengguna jalan yang didapati tidak memakai masker langsung dihentikan petugas. Mereka didata, dan akan diberi sanksi apabila kembali didapati melakukan penggaran serupa.
“ Jadi kita bersama dengan keamanan, menyampaikan pemakaian masker ini untuk mengantisipasi penularan virus corona. Saya liat sudah 85 persen warga yang memakai masker “, kata Camat Mapilli Arifin Hania.
[caption id="attachment_14441" align="alignnone" width="960"]
Pengendara gerobak motor mendapat bantuan petugas, setelah nyaris terguling saat menghindari Operasi Yustisi, di Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Selasa (06/10/2020)>[/caption]
Berdasarkan pantauan wartawan, selama operasi berlangsung, tidak sedikit pengendara motor yang memilih berhenti hingga mencari jalan pintas, demi menghindari petugas.
Bahkan salah seorang pengendara motor gerobak nyaris terguling, saat berupaya menghindari operasi dengan melewati jalan yang menukik. Beruntung, petugas yang melakukan operasi, sigap memberikan bantuan.
Dalam razia ini petugas juga memberi sanksi kepada sejumlah warga, yang didapati berkendara tanpa memakai helm. Mereka diminta melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki, dan kembali mengambil sepeda motornya apabila telah membawa helm.
“ Dikaitkan masalah penggunaan helm, kemudian kita kasi kebijaksanaan, kita tidak tindaki, kita beri kebijaksanaan untuk melengkapi kendaraan dan mencari helm. Namun tetap harus mengutamakan protokol kesehatan utamanya memakai masker “, ungkap Kasubsektor Mapilli IPDA Fahruddin Palo.
Satgas berharap, operasi yang digelar secara rutin ini, dapat memutus penularan virus corona.
Tercatat hingga saat ini, angka penularan virus corona di Kabupaten Polewali Mandar, mencapai 414 kasus, paling banyak di antara kabupaten lainnya di Provinsi Sulawesi Barat. (Thaya)
Pengendara gerobak motor mendapat bantuan petugas, setelah nyaris terguling saat menghindari Operasi Yustisi, di Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Selasa (06/10/2020)>[/caption]
Berdasarkan pantauan wartawan, selama operasi berlangsung, tidak sedikit pengendara motor yang memilih berhenti hingga mencari jalan pintas, demi menghindari petugas.
Bahkan salah seorang pengendara motor gerobak nyaris terguling, saat berupaya menghindari operasi dengan melewati jalan yang menukik. Beruntung, petugas yang melakukan operasi, sigap memberikan bantuan.
Dalam razia ini petugas juga memberi sanksi kepada sejumlah warga, yang didapati berkendara tanpa memakai helm. Mereka diminta melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki, dan kembali mengambil sepeda motornya apabila telah membawa helm.
“ Dikaitkan masalah penggunaan helm, kemudian kita kasi kebijaksanaan, kita tidak tindaki, kita beri kebijaksanaan untuk melengkapi kendaraan dan mencari helm. Namun tetap harus mengutamakan protokol kesehatan utamanya memakai masker “, ungkap Kasubsektor Mapilli IPDA Fahruddin Palo.
Satgas berharap, operasi yang digelar secara rutin ini, dapat memutus penularan virus corona.
Tercatat hingga saat ini, angka penularan virus corona di Kabupaten Polewali Mandar, mencapai 414 kasus, paling banyak di antara kabupaten lainnya di Provinsi Sulawesi Barat. (Thaya) admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.