Fakta Baru Penyebab Kecelakaan Tewaskan Pemotor di Laliko Polman, 2 Remaja Diamankan Polisi
Penulis / Redaksi:
admin
Selasa, 29 Juli 2025 22:34 WITA
507 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- 2 remaja berinisial F (17) dan AD (16) menjalani rekonstruksi kecelakaan lalu lintas tewaskan pengendara motor berinisial YD (19) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Kedua remaja tersebut diduga melakukan kelalaian saat berkendara mengakibatkan korban kecelakaan hingga akhirnya meninggal dunia.
Rekonstruksi berlangsung pada 3 tempat kejadian peristiwa (TKP) di Kecamatan Campalagian, Selasa (29/07).Total 27 adegan diperagakan F dan AD dalam proses rekonstruksi tersebut.
Rekonstruksi dimulai dari Alun-Alun Tomadio, Kelurahan Pappang. Memperagakan empat remaja termasuk F dan AD berboncengan mengendarai sepeda motor serta membawa senjata tajam mengejar korban.
Berlanjut di tempat kedua sekitar Masjid Lapeo, Jalan Trans Sulawesi, Desa Lapeo. Memperagakan saat pelaku menendang sepeda motor yang dikendarai korban.
Tempat rekonstruksi ketiga berada di wilayah Palippis, Jalan Trans Sulawesi, Desa Laliko. F dan AD memperagakan adegan saat mengejar korban yang akhirnya terjatuh dan terluka parah usai menabrak pohon di siisi jalan.
F dan AD lalu berhenti kemudian mengambil helem penuh darah yang dipakai korban.
"Penyebab kematian korban karena alami kecelakaan menabrak pohon, namun sempat dikejar pelaku lalu diancam," kata Kanit Pelayanan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Satreskrim Polres Polman, Ipda Mulyono kepada wartawan, Selasa (29/07/2025).
Mulyono menyebut pelaku lalai saat berkendara menyebabkan korban alami kecelakaan hingga akhirnya meninggal dunia.
“Keterlibatan dua pelaku ini, dia yang membawa senjata tajam dan mengejar sehingga membuat korban panik hingga akhirnya tidak bisa mengendalikan sepeda motor lalu kecelakaan tabrak pohon,” terangnya.
Meski telah memastikan keterlibatan kedua pelaku, Mulyono mengaku masih mendalami motif perbuatan keduanya.
“Motif sementara kita dalami,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang pemuda berinisial YD (19) ditemukan tewas bersimbah darah tergeletak di sisi Jalan Trans Sulawesi, Desa Laliko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polmaan, Rabu (16/07) sekira pukul 04.30 Wita. YD diduga korban kecelakaan lalu lintas.
"Diduga kuat korban mengalami kecelakaan lalu lintas," kata Kapolsek Campalagian Iptu Saifud. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
