Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

ENNY: OPD HARUS LEBIH SERIUS

Penulis / Redaksi: admin
Kamis, 14 November 2019 19:04 WITA 730 tayangan 2 menit baca
ENNY:   OPD HARUS LEBIH SERIUS
Foto ilustrasi / Dokumentasi Polhukam - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!

SULBAR,- Rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Sulawesi Barat periode tahun 2017-2022 telah memasuki tahun ketiga, dari penjabaran RPJMD melalui RKPD Provinsi Sulbar Tahun 2020, yang hingga saat ini sedang dalam proses pembahasan rancangan peraturan daerah tentang APBD tahun anggaran 2020 nantinya.

Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeni Anwar berharap, dengan adanya bimbingan teknis, OPD beserta seluruh perangkatnya diharapkan lebih serius lagi dan lebih memaknai apa arti dari tujuan renstra-renstra itu demi kebaikan kita bersama.

Hal  tersebut, diungkapkan Enny saat membuka secara resmi Bimbingan Teknis Penyusunan Perubahan Renstra Perangkat Daerah Tahun 2017-2022 , yang digelar oleh Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Sulbar berlangsung di ruang oval kantor Gubernur Sulbar, Kamis (14/11/19).

Lebih lanjut Enny mengharapkan, agar OPD lingkup Pemprov Sulbar terus berupaya mencapai  target-target pembangunan daerah yang telah ditetapkan,  sehingga dapat meraih tujuan bersama khususnya mengenai pertumbuhan ekonomi yang inklusif meskipun telah berada diatas rata-rata nasional, tingkat pengangguran terbuka yang masih perlu diturunkan, gini rasio yang terjaga, serta indeks pembangunan manusia yang masih berada dibawah rata-rata nasional.

“ Tadi kita telah mengikuti pembukaan bimtek renstra RPJMD, yang bertujuan untuk lebih memperbaiki renstra sebagaimana yang telah disampaikan, kegiatan ini sangat bermanfaat dan akan memberikan bagaimana memberikan keseriusan dalam menghadapi RPJMD kedepan dan juga untuk visi misi Gubernur Sulbar Tahun 2022 “ ungkap mantan anggota DPR RI itu.

Sementara itu, Sekprov Sulbar,  Muhammad Idris mengemukakan, renstra merupakan pedoman  utama OPDb  yang tidak boleh dianggap remeh dan disepelekan sebab hal tersebut merupakan pedoman utama bagi para OPD khususnya dilingkup Pemprov Sulbar.

“ Hal ini merupakan pekerjaan rutin yang sangat elementer, artinya kalau kita salah menetapkan rencana srategi maka selamanya akan salah bekerja, makanya tidak boleh main-main kita harus memastikan apa yang menjadi perkembangan global internasional itu baik lokal, harus diakomodasi untuk menyusun program-program kegiatan-kegiatan yang nyambung dengan masalah yang ada “,” tandasnya.

Masih kata Idris, hendaknya bagi para pimpinan OPD dan bawahannya dapat membiasakan melaukan suatu pertemuan dalam rangka memikirkan kemajuan dan kemaslahatan masing-masing organisasi sebab hal tersebut merupakan bagian yang sangat penting untuk dilakukan.

“ Kepada para OPD kiranya dapat menyelesaikan dengan cepat tidak hanya cepat tetapi juga tepat sasaran sesuai dengan ketentuan dan harapan yang ada “, beber mantan Kepala LAN Makassar itu.

Juga hadir dalam bimtek tersebut,  Asisten II Bidang Ekbang, Hamzah, Asisten III bidamg administrasi, Djamila, para pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar serta para tamu undangan.(ADVETORIAL)

Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman