Dubes RI untuk Italia Apresiasi Tenun Sekomandi Khas Sulbar
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 8 Juli 2026 10:55 WITA
253 tayangan
2 menit baca
ROMA,- Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia (RI) untuk Italia, Prof. Junimart Girsang, mengapresiasi tenun Sekomandi, salah satu warisan budaya khas Sulawesi Barat (Sulbar). Menurutnya, tenun asal Kalumpang tersebut memiliki nilai budaya yang tinggi serta keunikan yang menjadi kebanggaan Indonesia.
Apresiasi itu disampaikan saat menerima kunjungan Kepala Subbidang Promosi, Data, dan Informasi Daerah Badan Penghubung Daerah Sulbar, Nurul Farasmy, di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Roma, Italia, Selasa (07/07). Dalam pertemuan tersebut, Nurul menyerahkan cendera mata berupa syal tenun Sekomandi kepada Prof. Junimart.
Kain tenunnya sangat indah. Saya juga menyukai kain tenun, terima kasih atas hadiah indahnya. Saya bangga dengan kekayaan budaya Indonesia yang begitu beragam,” tutur Junimart dalam keterangannya, Rabu (08/07/2026).
Junimart juga menyampaikan salam hormat kepada Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan membuka peluang kerja sama promosi budaya daerah di Italia.
"Sampaikan salam hormat saya kepada Bapak Gubernur Sulawesi Barat. Jika berkesempatan berkunjung ke Roma, kita dapat bersilaturahmi sekaligus membahas program-program yang bisa dipromosikan di Italia," ujarnya.
Sementara Nurul Farasmy menjelaskan, bahwa tenun Sekomandi merupakan warisan leluhur masyarakat Kalumpang, Kabupaten Mamuju, yang telah diwariskan secara turun-temurun selama ratusan tahun.
"Sekomandi merupakan warisan leluhur masyarakat Kalumpang yang berada di Provinsi Sulawesi Barat, dan salah satu tenun tertua di dunia dengan rentang waktu 480 tahun lebih," terangnya.
Menurutnya, proses pembuatan tenun Sekomandi masih dilakukan secara tradisional, mulai dari pemintalan kapas hingga pewarnaan menggunakan bahan-bahan alami yang berasal dari akar, kulit kayu, dan dedaunan.
“Sekomandi dibuat sepenuhnya secara tradisional dari pemintalan kapas, pewarnaan alami seperti menggunakan akar dan dedaunan hingga pengikatan motif yang bisa memakan waktu hingga berbulan-bulan” jelasnya.
Untuk diketahui, Nurul yang tengah menjalani cuti tahunan berkunjung ke Italia dalam rangka mendampingi Raffasya Hisyam W untuk mengikuti babak final International STEAM Olympiad 2026 di Roma. Melalui kesempatan tersebut, promosi tenun Sekomandi di tingkat internasional diharapkan dapat memperluas pengenalan budaya Sulbar sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis kerajinan tenun. (Rls)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
