Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Dua Gereja di Mamasa Disatroni Pencuri, Keyboard Hilang - Kerugian Rp 25 Juta

Penulis / Redaksi: admin
Sabtu, 23 Agustus 2025 17:41 WITA 468 tayangan 2 menit baca
Dua Gereja di Mamasa Disatroni Pencuri, Keyboard Hilang - Kerugian Rp 25 Juta
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MAMASA,- Dua rumah ibadah di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, disatroni pencuri. Akibatnya, dua keyboard hilang dengan total kerugian mencapai Rp 25 juta. "Barang yang hilang keyboard dengan total kerugian ditaksir mencapai 25 juta," kata Kapolsek Sumarorong Iptu Reynhard dalam keterangannya, Sabtu (23/08/2025). Aksi pencurian itu menyasar Gereja Toraja Mamasa (GTM) Jemaat Saludengen Rippung dan GTM Jemaat Messawa di Kecamatan Messawa. Pencuri pertama kali menyasar GTM Jemaat Saludengen, Jumat (22/08). Diketahui ketika istri dari seorang jemaat hendak mengambil perlengkapan di gereja. "Saat masuk (gereje), ia mendapati meja tempat keyboard dan adaptor dalam keadaan kosong," ungkap Reynhard. Menurut Reynhard, dugaan aksi pencurian di GTM Jemaat Saludengan dilaporkan Ketua Majelis Gereja bernama Yakub (70). Berdasarkan hasil olah tempat kejadian peristiwa (TKP) pelaku diduga masuk ke dalam gereja melalui jendela samping. "Berdasarkan keterangan (Yakub), keyboard masih digunakan pada Senin sebelumnya. Dari hasil pengecekan, diduga pelaku masuk melalui jendela samping yang tirainya sudah rusak," ujarnya. Lebih lanjut Reynhard mengatakan, laporan aksi pencurian serupa diperoleh pada Sabtu (23/08). Bermula ketika salah satu anggota majelis GTM Jemaat Messawa, Suherdi (53) hendak mengecek barang di gereja usai mendapat kabar pencurian di GTM Jemaat Saludengen. "Saat dilakukan pengecekan, ia (Suherdi) meja keyboard telah terbongkar. Barang yang hilang berupa keyboard dengan adaptor senilai Rp 15 juta," terangnya. "Dugaan sementara, pelaku masuk melalui jendela yang dicungkil, dengan bekas kerusakan tirai dan sisa serbuk tas keyboard berserakan di dekat jendela," sambungnya. Reynhard menduga pelaku yang beraksi pada dua gereja tersebut adalah orang sama. Menurutnya, kasus pencurian serupa berpotensi terulang karena kurangnya pengawasan di tempat ibadah. “Dari hasil analisa, diduga kuat pelaku yang beraksi di kedua gereja adalah orang yang sama. Kasus ini berpotensi terulang di tempat ibadah lain mengingat minimnya sistem pengawasan seperti CCTV," pungkasnya. (rls/thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman