Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

DPRD Polman Temukan SPPG Buang Limbah ke Selokan gegara Dapur MBG Tak Punya IPAL

Penulis / Redaksi: admin
Senin, 16 Februari 2026 19:48 WITA 199 tayangan 2 menit baca
DPRD Polman Temukan SPPG Buang Limbah ke Selokan gegara Dapur MBG Tak Punya IPAL
Foto ilustrasi / Dokumentasi Polhukam - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI MANDAR,- Sejumlah SPPG di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) membuang limbah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) ke selokan lantaran belum miliki IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah). Hal tersebut berpotensi mencemari lingkungan yang mengancam kesehatan warga. Hal itu terungkap saat sejumlah anggota DPRD Polman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPPG di wilayah Kabupaten Polman, Jumat (13/02). Sidak dilaksanakan setalah DPRD Polman menerima aduan dari mahasiswa dan lembaga kemasyarakatan adanya dapur MBG tak miliki IPAL. Wakil ketua DPRD Polman Amiruddin dan sejumlah anggota lainya nampak geram melihat pengelolaan limbah SPPG Kelurahan Takatidung, yang jaraknya hanya sekira 100 meter dari kantor DPRD Polman. Sebab, limbah dapur MBG di SPPG itu dibuang ke selokan yang mengalir hingga ke depan gerbang kantor DPRD Polman. Selain terlihat jorok juga menimbulkan bau menyengat yang mengganggu aktivitas. "Ada hal mengejutkan pengelolaan Ipal, seperti di samping kantor DPRD Polman, dibuang langsung ke selokan," kata Amiruddin kepada wartawan, Jumat (13/02/2026). Selain itu, Amir juga mengungkap temuan lain saat melakukan sidak di SPPG Yayasan Indonesia Kita Maju di Kecamatan Matakali. Dia menemukan sumur yang dianggap tidak layak diduga digunakan untuk kebutuhan mencuci di dapur MBG. "Ada juga yang di SPPG Matakali itu, gunakan air sumur, bisa jadi untuk cuci ompreng," ungkapnya. Menurut Amir, temuan saat melakukan sidak akan kembali dibahas lebih lanjut dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Polman. Sementara pengawas lingkungan DLHK Polman Arya Wahyudi, mengatakan hasil sidak, ditemukan pengelolaan limbah tidak memenuhi persyaratan. "Tidak terjadi proses penguraian air limbah, sehingga yang dibuang ke selokan itu dapat berpotensi mencemari lingkungan," kata Arya Wahyudi. (run/thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman