Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

DKPPKB Sulbar dan Polisi Perkuat Sinergi Percepat Eliminasi TBC

Penulis / Redaksi: admin
Rabu, 12 Agustus 2026 18:23 WITA 121 tayangan 2 menit baca
DKPPKB Sulbar dan Polisi Perkuat Sinergi Percepat Eliminasi TBC
Foto ilustrasi / Dokumentasi kesehatan - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!

MAMUJU,- Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat bersama jajaran Kepolisian memperkuat sinergi dalam percepatan penanggulangan Tuberkulosis (TBC).

Penguatan kolaborasi tersebut dilakukan melalui Sosialisasi Pendataan Masyarakat Penderita Tuberkulosis yang digelar di Aula Polresta Mamuju, Jumat (05/06). Dihadiri Kapolresta Mamuju, Kabid Dokkes Polda Sulawesi Barat, Direktur Binmas Polda Sulawesi Barat, Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju, serta jajaran Polresta Mamuju.

Keterlibatan kepolisian dinilai penting untuk memperkuat upaya pemerintah dalam mencapai target eliminasi TBC pada 2030. Dengan dukungan aparat hingga tingkat desa dan kelurahan, proses pendataan, penemuan kasus, edukasi masyarakat, hingga pendampingan pasien diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif.

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, mengatakan penanganan TBC tidak dapat hanya mengandalkan sektor kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk aparat keamanan yang memiliki jaringan hingga ke tingkat akar rumput.

“TBC bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga persoalan sosial yang membutuhkan kerja bersama. Melalui sinergi dengan kepolisian, khususnya jajaran Bhabinkamtibmas, kita berharap proses pendataan, edukasi, penemuan kasus, hingga pendampingan pengobatan dapat dilakukan lebih cepat dan lebih luas menjangkau masyarakat,” ujar dr. Nursyamsi dalam keterangannya, Jumat (05/06/2026)

Menurutnya, pendataan yang akurat menjadi salah satu fondasi utama dalam penanggulangan TBC. Data yang valid diperlukan untuk menentukan intervensi yang tepat sasaran sekaligus memastikan masyarakat yang terdiagnosis TBC memperoleh pengobatan dan pendampingan hingga sembuh.

“Pendataan ini menjadi bagian penting untuk memastikan tidak ada penderita TBC yang terlewatkan. Dengan data yang baik, penanganan dapat dilakukan secara lebih terarah,” ujarnya.

Dia menegaskan, penguatan kolaborasi lintas sektor merupakan bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mempercepat eliminasi TBC melalui pendekatan berbasis masyarakat.

Upaya tersebut juga sejalan dengan visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, yang menempatkan pembangunan kesehatan sebagai salah satu prioritas daerah.

Melalui sinergi antara jajaran kesehatan dan kepolisian, pemerintah berharap penemuan kasus TBC dapat ditingkatkan, penularan dapat ditekan, serta keberhasilan pengobatan semakin optimal.

Keterlibatan Bhabinkamtibmas di tingkat desa dan kelurahan juga diharapkan mampu menjadi penguat dalam edukasi masyarakat dan pendampingan pasien, sehingga upaya eliminasi TBC di Sulawesi Barat dapat berjalan lebih cepat dan menyeluruh. (rls)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman