Sabtu, 7 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Ditemukan Tewas, Jenazah Pria Tenggelam di Mapilli Dievakuasi Petugas Gunakan APD

Penulis / Redaksi: admin
Minggu, 12 April 2020 12:06 WITA 683 tayangan 2 menit baca
Ditemukan Tewas, Jenazah Pria Tenggelam di Mapilli Dievakuasi Petugas Gunakan APD
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!

MAPILLI,- Upaya Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Sulbar mencari jenazah Fandi Ahmad (24 Tahun), warga Kelurahan Mapilli, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, yang hilang tenggelam di Sungai Maloso, akhirnya membuahkan hasil.

Jenazah korban ditemukan petugas, mengapung di permukaan sungai, sekira 300 meter dari lokasinya tempatnya dinyatakan hilang, Minggu siang (12/04/20), sekira pukul 11:30 Wita.

Kedatangan jenazah korban di rumah duka, disambut tangis histeris keluarga dan warga setempat. Mereka tidak menduga, Fandi Ahmad pergi untuk selamanya dengan cara memprihatinkan.

“ Tim Sar gabungan sudah melakukan pencarian sampai saat ini, korban ditemukan dengan posisi meninggal dunia, dia mengapung sekira 300 meter dari titik korban terjatuh, “ kata Koordinator Lapangan Basarnas Sulbar, M Syahran Laturua, kepada wartawan.

Proses evakuasi jenazah korban, terlihat dilakukan sejumlah petugas yang memakai alat pelindung diri (APD), “ Itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya hal tidak diinginkan, karena saat ini sedang mewabah Covid-19 “ tandas Syahran.

Sebelumnya, Basarnas dibantu TNI-POLRI dan warga setempat, telah melakukan pencairan terhadap korban hingga ke muara sungai.

Pencarian yang dilakukan dengan menggunakan perahu karet dan perahu tradisional, sempat terkendala arus sungai yang cukup deras, serta banyaknya batang pohon di tengah sungai, yang kerap membuat perahu kandas, dan sulit berakselerasi.

Sehari-hari korban berprofesi sebagai sopir mikrolet. Korban pergi untuk selamanya, meninggalkan empat orang anak dan istri yang tengah mengandung, dan sebentar lagi akan melahirkan anak kelima.

Berdasarkan informasi, korban tenggelam lantaran nekat melompat masuk sungai, karena panik melihat banyak warga yang berlarian saat digrebek polisi di arena judi sabung ayam, Jumat sore, 10 April 2020. (Thaya)

Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman