Diskominfo Sulbar Imbau Warga Waspada Hoaks Visual AI Pascagempa Sulteng
Penulis / Redaksi:
admin
Selasa, 16 Juni 2026 16:55 WITA
192 tayangan
2 menit baca
MAMUJU,- Dinas KominfoSS Sulawesi Barat (Sulbar) mengimbau masyarakat mewaspadai penyebaran foto dan video pascagempa yang dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Masyarakat diminta tidak langsung menyebarkan informasi maupun gambar yang sumbernya tidak jelas.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak langsung mempercayai ataupun menyebarkan foto dan video pascagempa yang sumbernya tidak jelas. Pastikan terlebih dahulu kebenarannya melalui informasi resmi dari BMKG, pemerintah daerah, maupun media yang kredibel. Jangan sampai informasi yang belum terverifikasi justru menimbulkan keresahan di masyarakat," kata Kepala Dinas KominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar dalam keterangannya, Selasa (16/06/2026).
Diketahui, gempa dengan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu, Sulawesi Tengah, Selasa siang (16/06) sekira pukul 10.27 wita. Getaran akibat gempa turut dirasakan warga di wilayah Sulbar.
Menurut Ridwan, AI merupakan teknologi yang bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas, inovasi, pelayanan publik, pendidikan, hingga pengembangan UMKM. Namun, teknologi tersebut juga berpotensi disalahgunakan untuk membuat konten palsu yang menyesatkan.
Lanjut kata Ridwan, setiap masyakarat punya tanggungjawab menjaga kondisi agar tetap tenang dan tidak membuat warga lain panik, utamanya di media sosial yang memungkinkan setiap org bisa membuat dan menyebarkan informasi.
Dia menegaskan, pentingnya memverifikasi informasi melalui kanal resmi pemerintah, BMKG, dan media kredibel.
"Selektif baca informasi, sebelum dibagikan. Pastikan dr sumber informasi resmi dan terpercaya," ujarnya.
Ridwan juga mengajak insan pers dan seluruh pihak bersama-sama memberikan edukasi agar masyarakat tidak mudah terpengaruh hoaks visual yang beredar di media sosial. (Rls)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
