Dinas Kesehatan P2KB Sulbar Perkuat Langkah Pencegahan Penyakit Tular Nyamuk
Penulis / Redaksi:
admin
Senin, 12 Januari 2026 18:24 WITA
138 tayangan
2 menit baca
MAMUJU,- Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) memperkuat langkah pencegahan dan pengendalian penyakit menular disebabkan gigitan nyamuk. Seperti penularan penyakit malaria dan demam berdarah yang kerap alami peningkatan saat musim penghujan.
Langkah tersebut meliputi monitoring rutin setiap minggu untuk memastikan intervensi berjalan efektif, terutama di daerah berisiko tinggi. Termasuk penyelidikan epidemiologi kasus, tatalaksana kasus, serta peningkatan pengetahuan masyarakat dalam pencegahan penyakit.
Entomolog Dinas Kesehatan, P2KB Sulbar, Irwan Adi Putra, mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan dalam pencegahan dan pengendalian penyakit tersebut.
“Beberapa wilayah mengalami keterlambatan PE. Selain itu, pemetaan daerah reseptif dan kepadatan vektor nyamuk masih perlu diperkuat, termasuk peningkatan mutu laboratorium melalui uji silang, penguatan monitoring dan evaluasi program melalui on the job training (OJT), serta surveilans migrasi,” kata Irwan dalam keterangannya, Senin (12/01/2026).
Meski demikian, diakui Dinas Kesehatan, P2KB Sulbar terus mendorong perbaikan sistem surveilans dan penguatan kapasitas petugas kesehatan agar respons terhadap kasus penyakit tular nyamuk dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, P2KB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan penyakit dengan menjaga kebersihan lingkungan.
“Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala penyakit tular nyamuk,” pungkas Nursyamsi. (rls)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
