WONOMULYO,- Aksi nekat dilakukan RIP (17 tahun), remaja wanita, asal Dusun Pendukuang, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar.
Bungsu dari dua bersaudara, pasangan Ponorah dan Suprapto, meregang nyawa setelah menenggak racun serangga, di belakang rumahnya, Jumat pagi (27/12/19).
Korban pertama kali ditemukan oleh ibunya, dengan kondisi muntah dan tergeletak di depan rumah. Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Wonomulyo untuk mendapat penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong.
Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya luka atau bekas tanda kekerasan di tubuh korban. Pihak keluarga juga menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban.
Pihak keluarga mengaku tidak mengetahui penyebab aksi bunuh diri remaja wanita yang baru duduk di bangku kelas 1 SMA tersebut, apalagi sebelum kejadian korban terlihat baik-baik saja, saat mencuci pakaian di rumahnya, “ Aman-aman saja, dia lagi cuci pakaian sambil nyanyi-nyanyi, biasa-biasa saja, seperti tidak ada apa-apa “ kata sang ayah Suprapto.
Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian, kuat dugaan, aksi bunuh diri korban dipicu rasa sakit hati, setelah mendapat teguran dari Hadi Purnomo, saudaranya, “ Adapun motif korban sehingga melakukan bunuh diri dengan cara meminum racun serangga tersebut , disinyalir disebabkan rasa sakit hati setelah ditegur oleh kakak kandungnya pada saat mencuci pakaian “ terang Panit Reskrim Polsek Wonomulyo, IPDA Munir kepada wartawan.
“ Sang kakak menegur korban, lantaran terlalu banyak memasukkan pakaian ke dalam mesin cuci, sehingga mesin cuci tersebut tidak bisa berputar “ sambung Munir.
Usai disemayamkan di rumah duka, jenazah korban langsung dikebumikan di taman pemakaman umum setempat. (Thaya)