Dendam Karena Heandphone, 2 Pemuda Terlibat Perkelahian
Penulis / Redaksi:
admin
Senin, 31 Desember 2018 22:57 WITA
991 tayangan
2 menit baca
WONOMULYO,- Perkelahian melibatkan dua pemuda ini , terjadi di Kel.Matakali, Kec.Matakali, Kab.Polman pada Senin sore (31/12/18).
Kedua pelaku perkelahian masing-masing, bernama Aslam Bin Junaedi (18 Tahun), warga Desa Bussu, Kec.Tapango, Kab.Polman dan Muh Fajar (18 tahun) warga Kel.Matakali, Kec.Matakali, Kab.Polman.
Berdasarkan informasi yang dihimpun aparat kepolisian dari Polsek Wonomulyo, perkelahian ini berawal dari pertemuan Aslam dan Muh Fajar dengan maksud menanyakan heand phone milik Aslam “ karena mendapat jawaban heandphone yang ditanyakan kepada Muh Fajar berada di daerah banua baru memicu amarah Aslam yang langsung mengeluarkan keris yang diselipkan di pinggang dengan maksud menyerang Muh Fajar “ ujar salah seorang saksi yang tidak ingin disebutkan namanya.
Masih kata saksi, serangan dari Aslam sempat mendapat perlawanan dari Muh Fajar, yang berupaya merebut keris tersebut hingga membuat keduanya terluka pada beberapa bagian tubuh, dan akhirnya sama-sama menyudahi perkelahian tersebut.
Pasca kejadian, Muh Fajar dievakuasi saudaranya ke Puskesmas Matakali untuk mendapat pertolongan, sementara Aslam sempat kabur ke arah Wonomulyo menggunakan sepeda motor, namun terpaksa berhenti di Desa Tumpiling, Kec.Wonomulyo, untuk meminta pertolongan warga karena menderita luka parah, dan kini menjalani perawatan di Puskesmas Wonomulyo.
Perkelahian ini diduda akibat dendam kedua pemuda, yang dipicu persoalan sepele. Sehari sebelumnya Aslam dan Muh Fajar terlihat perkelahian di desa Banua Baru, Kec.Mapilli, karena masalah heand phone.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Wonomulyo AKP Deni Irwansyah, SE, SIK membenarkan perkelahian dipicu dendam “ Informasi awal masalah dendam karena sebelumnya antara kedua belah pihak ada permasalahan “ ujarnya. (Thaya).
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.