“Program pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Polewali Mandar dilaksanakan melalui skema karya bakti yang melibatkan TNI dan masyarakat sebagai bentuk sinergi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah,” ujarnya.
Menurut Ikhwan, saat ini pembangunan Jembatan Perintis Garuda tersebar pada 11 lokasi dengan berbagai tipe konstruksi. Salah satunya adalah jembatan beton yang dibangun di Desa Sambaliwali, Kecamatan Luyo.Jembatan sepanjang 20 meter tersebut menghubungkan dua sisi Sungai Pasamboang dan menjadi akses penting bagi masyarakat Desa Sambaliwali, Kecamatan Luyo dan Desa Pandulangan, Kecamatan Limboro serta wilayah sekitarnya.
"Jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan," jelasnya.
Dia menilai, pembangunan jembatan tidak hanya menghadirkan infrastruktur baru, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat."Alhamdulillah, dengan dibangunnya jembatan ini terlihat semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat sangat baik. Inilah yang menjadi harapan kita bersama, bagaimana masyarakat dapat berkolaborasi membangun daerahnya mulai dari tingkat desa," tuturnya.
Ikhwan menambahkan, konektivitas wilayah merupakan faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai layanan dasar. Karena itu, pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur di daerah yang masih membutuhkan akses transportasi yang memadai. "Kita berharap konektivitas antarwilayah semakin baik sehingga akses ekonomi, kesehatan, dan pendidikan masyarakat dapat berkembang lebih optimal," pungkasnya. (Zik/Thaya)
