Bocah SD Terseret Arus saat Bermain di Pantai Laliko Polman Ditemukan Tewas
Penulis / Redaksi:
admin
Jumat, 4 September 2026 10:06 WITA
126 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Bocah sekolah dasar (SD) bernama Faizal (9) yang dilaporkan hilang usai terseret arus saat bermain di pantai Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Jenazah korban ditemukan mengapung di sela-sela tanaman mangrove.
“Alhamdulillah, pada hari ini Tim Sar berhasil menemukan korban yang belum ditemukan kemarin sore,” kata Kanit SAR Polman, Agustang dalam keterangannya, Jumat (04/09/2026).
Peristiwa yang gegerkan warga ini terjadi di Pantai Desa Laliko, Kecamatan Campalagian, Kamis kemarin (03/09) sekira pukul 15.30 wita.
Jenazah korban berhasil ditemukan warga bersama Tim Sar Gabungan setelah hampir 15 jam melakukan pencarian, Jumat (04/09). Jenazah langsung dievakuasi ke rumah duka untuk disemayamkan.
“Tim Sar gabungan menerima informasi bahwa tiga orang anak berenang di pinggir pantai, terseret ombak. Ketiganya tenggelam, masyaraakt melakukan pertolongan dan dua orang selamat,” jelas Agustang.
Sementara warga setempat bernama Ashari menyebut, jenazah korban ditemukan mengapung di sekitar tanaman mangrove. Berjarak sekira 200 meter dari tempat korban dinyatakan tenggelam.
“Ditemukan di sela-sela mangrove. Sekitar 200 meter dari titik tenggelam,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, tiga bocah sekolah dasar (SD) terseret ombak usai bermain layangan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Dua bocah dilaporkan selamat, sementara satu lainnya masih dalam pencarian.
Ketiga korban terseret arus di wilayah pantai yang berbentuk seperti cekungan. Saat kejadian, kondisi air laut sedang surut sehingga korban bersama teman-temannya dengan mudah menjangkau area berbahaya itu.
“Tiga orang (terseret ombak), satu yang hilang, belum ditemukan. Ada memang cekungan di situ, baru saat kejadian surut sekali air, ketiga korban langsung tenggelam dan terseret arus saat main-main ke situ karena dipikir tidak dalam,” kata Ashari, Kamis (03/09). (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
