Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Bertambah Kasus Kematian Pasien COVID-19 di Wonomulyo, Satgas Imbau Warga Patuhi Prokes

Penulis / Redaksi: admin
Senin, 11 Januari 2021 14:49 WITA 684 tayangan 2 menit baca
Bertambah Kasus Kematian Pasien COVID-19 di Wonomulyo, Satgas Imbau Warga Patuhi Prokes
Foto ilustrasi / Dokumentasi kesehatan - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
WONOMULYO,- Angka kasus kematian warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Polewali Mandar, kembali bertambah. Kasus kematian terbaru diketahui berasal dari Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo. Pasien yang meninggal merupakan warga setempat berinisial HS (56 Tahun). Ketua Satgas COVID-19 Kecamatan Wonomulyo, Samiaji mengatakan, pasien meninggal pada Minggu malam (10/01), sekira pukul 21:00 wita. Pasien dimakamkan Senin dini hari (11/01/21), sekira pukul 01:00 wita, “ Proses pemakaman dilakukan sesuai protokol covid, di tempat pemakaman umum desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, “ kata Samiaji, saat dikonfirmasi wartawan di kantornya. Sebelum meninggal, pasien sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Diketahui, pasien sudah menahun menderita penyakit bawaan,” Almarhum sudah menahun memiliki penyakit bawaan, saat dibawah ke rumah sakit Mifta, dilakukan rapid test dengan hasil reaktif, kemudian dirujuk ke RSUD Polewali untuk dilakukan swab, dan hasilnya positif, “ terang Samiaji. Samiaji menyebut, sudah ada 8 pasien terkonfirmasi corona dari daerah ini yang meninggal dunia. Beberapa pasien yang meninggal dimakamkan sesuai protokol COVID-19, lainnya tidak karena keluarga menolak dengan berbagai alasan, “ Sampai saat ini sudah ada 8 pasien COVID-19 yang terlapor dari Wonomulyo meninggal dunia. Sebenarnya ada satu dari daerah lain, hanya saja terlapor dari sini. Masalahnya sekarang, karena ada beberapa pasien yang dimakamkan sesuai protokol sementara ada juga yang tidak, “ bebernya. Terus bertambahnya angka kasus penularan virus corona di daerah ini, Samiaji kembali mengingatkan warga, agar tetap mematuhi imbauan pemerintah, dengan menerapkan protokol kesehatan (proses) dalam kehidupan sehari-hari, “ Karena saat ini hanya itu yang bisa kita lakukan untuk mencegah penularan virus corona. Jadi mari kita semua patuh dan mendukung upaya pemerintah, agar penularan virus corona ini segera berakhir, “ pungkasnya. Berdasarkan data yang dirilis Satgas COVID-19 Provinsi Sulawesi Barat, pada tanggal 11 Januari 2021, angka penularan virus corona di daerah ini telah mencapai 2296 kasus, dengan jumlah kematian mencapai 49 orang. Kasus terkonfirmasi positif corona di Sulbar, tertinggi dari Kabupaten Polewali Mandar, sebanyak 940 orang, dengan angka kematian mencapai 27 orang. (Thaya)    
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman