Jerit tangis histeris keluarga menyambut jenazah Dalil di rumah duka, yang berjarak sekitar lima kilometer dari tempatnya ditemukan tewas. Beberapa keluarga jatuh pingsan, lantaran tidak menduga Dalil yang meninggalkan rumah sejak Rabu petang, justru kembali pulang dengan kondisi tidak bernyawa.
Aparat Kepolisian dari Polsek Wonomulyo bersama TIM Identifikasi dari Polres Polman yang melakukan pemeriksaan, tidak menemukan adanya indikasi tindak kekerasan di tubuh korban.
Berdasarkan informasi dari keluarga, korban diduga tewas akibat menderita penyakit yang tiba-tiba kambuh.
“ Untuk dugaan semetara karena tidak ditemukan adanya tanda kekerasan, korban diduga tewas karena menderita penyakit yang tiba-tiba kambuh, apalagi dari keterangan saksi dan keluarga, selama ini korban memang kerap jatuh pingsan “ kata Kapolsek Wonomulyo, AKP Deni Irwansyah, S.I.K.
Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, polisi sempat meminta untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban, namun ditolak pihak keluarga yang mengaku mengikhlaskan kematian korban. (Thaya) Bermaksud Cari Udang, Pria Asal Patampanua Meregang Nyawa Dalam Tambak
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 17 Juli 2019 17:11 WITA
844 tayangan
2 menit baca
MATAKALI,- Kabar penemuan mayat yang gegerkan warga terjadi di Dusun Bajoe, Desa Patampanua, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu siang (17/07/29).
Dalil (51 tahun), warga setempat, ditemukan tewas dengan kondisi tengkurap dalam tambak milik warga. Dalil tewas saat mencari udang yang akan dijadikan umpan saat memancing ikan di laut.
“ Memang dia (Dalil) sering kesini untuk mencari umpan, biasanya hanya hari selasa dan jumat saja dia tidak kesini karena berjualan di pasar, saat saya temukan dia sudah mengapung di dalam tambak “ ujar saksi mata Baco kepada wartawan.
Jerit tangis histeris keluarga menyambut jenazah Dalil di rumah duka, yang berjarak sekitar lima kilometer dari tempatnya ditemukan tewas. Beberapa keluarga jatuh pingsan, lantaran tidak menduga Dalil yang meninggalkan rumah sejak Rabu petang, justru kembali pulang dengan kondisi tidak bernyawa.
Aparat Kepolisian dari Polsek Wonomulyo bersama TIM Identifikasi dari Polres Polman yang melakukan pemeriksaan, tidak menemukan adanya indikasi tindak kekerasan di tubuh korban.
Berdasarkan informasi dari keluarga, korban diduga tewas akibat menderita penyakit yang tiba-tiba kambuh.
“ Untuk dugaan semetara karena tidak ditemukan adanya tanda kekerasan, korban diduga tewas karena menderita penyakit yang tiba-tiba kambuh, apalagi dari keterangan saksi dan keluarga, selama ini korban memang kerap jatuh pingsan “ kata Kapolsek Wonomulyo, AKP Deni Irwansyah, S.I.K.
Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, polisi sempat meminta untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban, namun ditolak pihak keluarga yang mengaku mengikhlaskan kematian korban. (Thaya)
Jerit tangis histeris keluarga menyambut jenazah Dalil di rumah duka, yang berjarak sekitar lima kilometer dari tempatnya ditemukan tewas. Beberapa keluarga jatuh pingsan, lantaran tidak menduga Dalil yang meninggalkan rumah sejak Rabu petang, justru kembali pulang dengan kondisi tidak bernyawa.
Aparat Kepolisian dari Polsek Wonomulyo bersama TIM Identifikasi dari Polres Polman yang melakukan pemeriksaan, tidak menemukan adanya indikasi tindak kekerasan di tubuh korban.
Berdasarkan informasi dari keluarga, korban diduga tewas akibat menderita penyakit yang tiba-tiba kambuh.
“ Untuk dugaan semetara karena tidak ditemukan adanya tanda kekerasan, korban diduga tewas karena menderita penyakit yang tiba-tiba kambuh, apalagi dari keterangan saksi dan keluarga, selama ini korban memang kerap jatuh pingsan “ kata Kapolsek Wonomulyo, AKP Deni Irwansyah, S.I.K.
Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, polisi sempat meminta untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban, namun ditolak pihak keluarga yang mengaku mengikhlaskan kematian korban. (Thaya) admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.