Bentrok Warnai Pembukaan Intermediate Training HMI di Polman
Penulis / Redaksi:
admin
Sabtu, 20 Februari 2021 19:50 WITA
703 tayangan
2 menit baca
POLEWALI,- Bentrokan warnai pembukaan kegiatan Intermediate Training (LKII), yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Polewali Mandar, di Kampus Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN).
Puluhan mahasiswa yang diduga berasal dari dua organisasi berbeda, terlibat saling serang dan baku pukul di halaman kampus, yang terletak di Jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali.
Dalam rekaman video amatir yang telah beredar luas di media sosial, tampak mahasiswa terlibat saling kejar dan baku lempar menggunakan batu, hingga memicu kepanikan. Sejumlah tembakan peringatan terpaksa dilepas polisi ke udara, untuk membubarkan para pelaku bentrokan.
“ Memang di pembukaan LKII Cabang Polman, tadi pagi saya mendapat info dari teman-teman cabang, bawah ada insiden kecil yang membawa nama organisasi juga, akan tetapi jika seperti itu tentunya atas nama oknum tentunya, “ kata Ketua Umum Badko HMI Sulselbar, Lanyala Soewarno, kepada wartawan di lokasi kejadian, Sabtu (20/02/2021).
Kendati belum mengetahui secara pasti pemicu keributan, Lanyala mendesak polisi, untuk segera mengamankan para pelaku penyerangan dalam kegiatan yang digelar oleh HMI, “ Saya sudah berkoordinasi dengan Polda Sulbar, Polres tadi, untuk segera melakukan penahanan terhadap oknum yang melakukan penyerangan atau pengrusakan terhadap kegiatan internasional yang dilaksanakan oleh HMI Cabang polman, “ ungkapnya.
Selain itu, ia juga telah meminta para kader HMI yang menjadi korban, untuk segera melakukan visum, sebagai bukti tindak kekerasan yang telah terjadi, “ Tentunya kita serahkan kepada pihak kepolisian untuk menindaklanjuti insiden dalam kegiatan HMI Cabang Polewali Mandar ini. Beberapa korban, adik-adik sementara kami minta untuk lakukan visum, sebagai bahan, pegangan buat teman-teman kalau diminta nantinya barang bukti, atau bahan jia ada pemukulan atau kekerasan yang terjadi terhadap HMI cabang polman, “ pungkas Lanyala.
Di tempat terpisah, Kapolres Polewali Mandar, AKBP Ardi Sutriono mengungkapkan, dirinya masih melakukan penyelidikan, untuk mengungkap penyebab terjadinya keributan, “ Untuk motifnya kita akan kami dalami dulu, karena kita masih lakukan pengamanan, berkaitan dengan kejadian ini, supaya tidak terjadi serangan balik, “ ujarnya singkat.
Kapolres meminta para pihak, agar menahan diri dan tidak terprovokasi, dengan isu yang bisa memicu terjadinya bentrok susulan. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.