Sabtu, 7 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Basarnas Temukan Satu Korban Tenggelam di Sungai Mapilli

Penulis / Redaksi: admin
Rabu, 27 Mei 2020 09:36 WITA 724 tayangan 2 menit baca
Basarnas Temukan Satu Korban Tenggelam di Sungai Mapilli
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI,- Upaya pencarian tiga warga yang tenggelam di Sungai Mapilli, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, akhirnya membuahkan hasil. Satu korban yang teridentifikasi bernama Hasanuddin (45 tahun), warga Desa Segerang, Kecamatan Mapilli, berhasil ditemukan sekira pukul 07:15 wita, Rabu (27/05/20),  sekira satu kilometer dari titik terakhir terlihat oleh warga. “ Pada hari ketiga kita melakukan pencarian, berhasil menemukan salah satu korban atas nama Hasanuddin, ditemukan sekira satu kilometer dari jarak titik jatuhnya “ kata Komandan Tim Basarnas Sulbar, Muh Syahran Laturua SE, kepada warga di lokasi pencarian. Menurut Syahran, saat ditemukan jenazah korban tersangkut pada ranting pohon di tepi sungai, “ Ditemukan dalam posisi tengkurap, dalam kondisi nyangkut pada ranting dan akar pohon di tepi sungai “ ujarnya. Terpantau, proses evakuasi korban dilakukan sejumlah petugas menggunakan alat pelindung diri. Kedatangan korban di rumah duka, disambut jerit tangis histeris keluarga. Mereka tidak menduga, ayah satu anak ini, pergi untuk selamanya dengan kondisi memprihatinkan. Untuk memastikan penyebab kematian korban, Tim Medis dari Puksesmas Mapilli bersama aparat kepolisian, langsung melakukan visum terhadap korban, ‘’ Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda bekas kekerasan di tubuh korban, hanya ada luka lecet, diduga akibat tersangkut pada akar dan ranting pohon saat hanyut terbawa arus sungai “ jelas Kepala UPTD Puskesmas Mapilli, H Saldy Kursani. Sebelumnya diberitakan, Hasanuddin (45 Tahun) bersama dua warga lainnya bernama Saparuddin (40 Tahun), dan Asrar (19 Tahun), nekat melompat ke dalam aliran Sungai Mapilli yang berarus deras, lantaran takut ditangkap polisi yang melakukan penggrebekan arena judi sabung ayam, yang berlangsung di tepi sungai Desa Botto, Kecamatan Campalagian, Senin sore lalu, 25 Mei 2020. Upaya warga di sekitar lokasi kejadian, memberikan pertolongan terhadap Hasanuddin dan Saparuddin yang sempat terlihat hanyut, gagal dilakukan lantaran terhalang derasnya arus Sungai Mapilli. (Thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman