Sabtu, 7 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Basarnas Temukan Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Mapilli

Penulis / Redaksi: admin
Rabu, 27 Mei 2020 10:39 WITA 749 tayangan 2 menit baca
Basarnas Temukan Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Mapilli
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI,- Upaya Basarnas Mamuju bersama Tim Gabungan, untuk melakukan pencarian dua korban lainnya yang tenggelam di Sungai Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar kembali membuahkan hasil. Satu korban tambahan yang teridentifikasi bernama Asrar (19 Tahun), ditemukan tidak bernyawa dalam kondisi tertelungkup, mengapung di tepi sungai, Rabu siang (27/05/20), sekira pukul 09:20 Wita. Posisi jenazah korban Asrar berjarak sekira satu kilometer dari posisi korban Hasanuddin yang lebih dulu ditemukan Rabu pagi tadi, sekira pukul 07:20. “ Jenazah korban ditemukan mengapung di tepi sungai dalam kondisi tertelungkup “ kata Serma Gappar, Anggota Koramil 1402-02 Wonomulyo yang ikut melakukan pencarian . Sebelum dievakuasi ke rumah duka, jenazah korban sempat dipindahkan ke sisi sungai yang lain, “ Tadi kami pindahkan dulu jenazahnya ke sisi sungai yang lain, untuk memudahkan proses evakuasi, karena lokasi tempat korban ditemukan agak dalam “ ungkapnya. Terpantau, proses evakuasi korban dilakukan sejumlah petugas menggunakan alat pelindung diri. Kedatangan korban di rumah duka di Desa Segerang, Kecamatan Mapilli, juga disambut tangis histeris keluarga. Untuk memastikan penyebab kematian korban, Tim Medis dari Puskesmas Mapilli bersama aparat kepolisian langsung melakukan visum terhadap korban, “ Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan di tubuh korban, kondisi tubuhnya sudah membengkak dan mengeluarkan bau busuk “ jelas Kepala UPTD Puskesmas Mapilli H Saldy Kursani. Sementara itu, Kepala Basarnas Mamuju, Djunaidi S.Sos, M.M mengatakan, upaya pencarian akan terus dilakukan, untuk menemukan satu korban tersisa. “ Tim akan melakukanjukan upaya pencarian korban bernama Saparuddin yang hingga saat ini belum ditemukan “ jelasnya. Sebelumyna diberitakan, Hasanuddin (45 Tahun) bersama Saparuddin (40 Tahun), dan Asrar (19 Tahun), nekat melompat ke dalam aliran Sungai Mapilli yang berarus deras, lantaran takut ditangkap polisi yang melakukan penggrebekan arena judi sabung ayam, yang berlangsung di tepi sungai Desa Botto, Kecamatan Campalagian, Senin sore lalu, 25 Mei 2020. Naas, upaya mereka melarikan diri dengan maksud berenang menyebrangi sungai Mapilli yang memiliki kedalaman empat meter dan lebar sekira 120,  gagal lantaran terhalang arus deras. Upaya pencarian yang telah berlangsung sejak tiga hari terakhir, melibatkan Basarnas mamuju, personil Polres Polman, Koramil Wonomulyo, BPBD Polman ,SAR Pinrang, dibantu warga setempat. (Thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman