Aksi Protes Warnai Rekapitulasi Penghitungan Suara di PPK Bulo Polman
Penulis / Redaksi:
admin
Senin, 19 Februari 2024 16:17 WITA
560 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Aksi protes warnai proses rekapitulasi penghituangan suara Pemilu 2024 di Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Sebabnya, salah satu saksi tidak terima karena penghitungan suara pada salah satu TPS (tempat pemungutan suara) dipindahkan ke tempat lain.
“Aksi protes salah satu saksi karena terdapat TPS yang dipidahkan saat penghitungan suara,” kata Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna dalam keterangannya, Senin (19/02/2024).
Sandy menungkapkan, protes dilayangkan saksi dari PDI-P (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) bernama Muhammad Alif Mulky. Dia meminta rekapitulasi hasil penghitungan suara dari TPS 2 Desa Karombang, Kecamatan Bulo dihentikan karena dianggap terdapat kekeliruan.
“Protes terkait kotak suara pada saat di TPS dipindahkan karena kondisi pada saat itu hujan Lebat. Namun menurut ketua PPK Bulo, rekapitulasi tetap harus dilanjutkan karena hal tersebut telah dituangkan dalam formulir model D kejadian khusus atau keberatan saksi dan telah diteruskan ke KPU Polman,” ungkapnya.
Menurutnya, proses pengitungan suara pada 5 TPS di Kecamatan Bulo terpaksa dipindahkan karena faktor cuaca. Adapun TPS tersebut diantaranya, TPS 2 dan 3 Desa Bulo, TPS 2 dan 4 Desa Karombbang dan TPS 1 Desa Ihing.
“Pemindahan proses penghitungan suara tersebut ke rumah terdekat atas kesepakatan dari KPPS, saksi yang hadir dan juga PTPS, dikarenakan kondisi hujan lebat disertai angin kencang yang mengakibatkan tidak kondusifnya situasi di TPS tersebut,” beber Sandy.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, Sandy mengatakan jika saksi yang mengajukan protes tidak berada di TPS dimaksud saat penghitungan suara berlangsung.
Saksi tersebut juga nyaris diamuk warga, lantaran dianggap menghalangi proses rekapitulasi hasil penghitungan suara 2024 yang sedang berlangsung.
“Warga yang berada di luar tempat diadakannya rekapitulasi menerobos masuk dan hendak menghakimi salah satu saksi, namun berhasil dicegat petugas pengamanan,” jelasnya.
Sandy mengimbau seluruh warga khususnya para saksi untuk tetap tenang saat proses rekapitulasi berlangsung. Jika ditemukan potensi pelanggaran, Sandy meminta para saksi melaporkan hal tersebut pada Panwas.
“Kami mengimbau warga untuk tetap tenang, agar situasi dalam kegiatan rekapitulasi berjalan aman dan lancar,” pungkasnya. (rls/thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.