“ Sebenarnya waktu itu saya yang salah juga karena kurang perhatian, nomor heandphone saya hangus tidak terurus, hingga akhirnya semua nomor kontak keluarga di jawa hilang, parahnya lagi saya lupa mencatat alamat keluarga yang telah dua kali berpindah tempat tinggal “ cerita Aco.
Sejak saat itu, Aco mengaku tidak lagi mendapat kabar tentang keluarganya, walau sempat terfikir untuk kembali pulang ke Jawa, dirinya hanya dapat pasrah karena ketiadaan biaya, “ Mau bagaimana lagi mas, saya mau kirim surat supaya keluarga tau nomor kontak saya yang baru, alamat tujuan saya tidak punya, mau mudik ke kampung juga tidak punya ongkos, akhirnya saya hanya bisa pasrah, hingga akhirnya Tuhan memberi kesempatan bagi saya untuk bertemu kembali dengan keluarga dengan jalan yang tidak pernah terduga “ sambung Aco bahagia.
Rencananya dalam waktu dekat ini, Aco Sofyandi mengaku akan kembali pulang ke kampung halamannya di Jawa Barat, agar segera dapat melepas rindu dengan keluarga yang selama ini tidak diketahui kabarnya. (Thaya)
9 Tahun Hilang Kontak, Pria Wonomulyo Ditemukan Keluarga Berkat Tayangan TV
Penulis / Redaksi:
admin
Jumat, 10 Mei 2019 22:46 WITA
2,304 tayangan
3 menit baca
WONOMULYO,- Ramadhan bulan penuh berkah, Ramadhan bulan penuh rahmat, hal itulah yang kini dirasakan Aco Sofiandi (43 tahun), pria asal Pondok Gede, Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat, yang sejak 12 tahun terakhir, menetap di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar.
Bagimana tidak, setelah lebih 9 tahun lamanya kehilangan kontak dengan sanak keluarga di kampung halaman, Aco Sofiandi yang merantau ke Sulawesi usai berhenti dari tempatnya bekerja di Bekasi karena krisis moneter pada tahun 1997, akhirnya bisa kembali menjalin komunikasi dengan kerabatnya, berawal dari tayangan berita Redaksi Sore di station televisi Trans7.
Dalam berita yang ditayangkan Kamis, 30 April lalu tersebut , Aco Sofiandi yang saat itu ikut mengantri tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram, yang langka di daerah ini menjelang bulan suci Ramadhan, disorot kamera wartawan yang melakukan peliputan.
Secara tidak sengaja, tayangan berita ini disaksikan pihak keluarga Aco Sofiandi di Pondok Gede yang mengenali wajahnya.
Hingga akhirya, pada awal Ramadhan lalu, pihak keluarga berupaya mencari tau keberadaan Aco Sofiandi melalui wartawan yang melakukan peliputan, untuk kemudian melalukan penelusuran mencari tau keberadaan sulung dari tujuh bersaudara ini.
Berkat keterangan dari salah seorang warga, alamat dan nomor kontak Aco Sofiandi berhasil didapatkan, kemudian diberikan kepada sanak keluarganya di Jawa Barat.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, salah seorang anak Aco Sofiandi yang berada di Bekasi, Nurul mengaku selama ini telah berupaya mencari keberadaan ayahnya namun tidak pernah membuahkan hasil, “ Syukur Alhamdulillah, sudah bertahun-tahun kami sekeluarga berusaha mencari keberadaan bapak, tapi selalu gagal, selama ini kami cuman tau bapak ada di Sulawesi, namun kami kehilangan kontak “ ungkapnya kepada wartawan.
Ketika ditemui Jumat siang (10/05/19), Aco Sofiandi yang sehari berprofesi sebagai penjaga dan tinggal di SMP Negeri 2 Wonomulyo, mengaku bahagia lantaran tidak pernah menduga bisa menjalin komunikasi kembali dengan keluarganya, setelah lebih 9 tahun lamanya harus menahan rindu tanpa kabar yang pasti.
“ Sebenarnya waktu itu saya yang salah juga karena kurang perhatian, nomor heandphone saya hangus tidak terurus, hingga akhirnya semua nomor kontak keluarga di jawa hilang, parahnya lagi saya lupa mencatat alamat keluarga yang telah dua kali berpindah tempat tinggal “ cerita Aco.
Sejak saat itu, Aco mengaku tidak lagi mendapat kabar tentang keluarganya, walau sempat terfikir untuk kembali pulang ke Jawa, dirinya hanya dapat pasrah karena ketiadaan biaya, “ Mau bagaimana lagi mas, saya mau kirim surat supaya keluarga tau nomor kontak saya yang baru, alamat tujuan saya tidak punya, mau mudik ke kampung juga tidak punya ongkos, akhirnya saya hanya bisa pasrah, hingga akhirnya Tuhan memberi kesempatan bagi saya untuk bertemu kembali dengan keluarga dengan jalan yang tidak pernah terduga “ sambung Aco bahagia.
Rencananya dalam waktu dekat ini, Aco Sofyandi mengaku akan kembali pulang ke kampung halamannya di Jawa Barat, agar segera dapat melepas rindu dengan keluarga yang selama ini tidak diketahui kabarnya. (Thaya)
“ Sebenarnya waktu itu saya yang salah juga karena kurang perhatian, nomor heandphone saya hangus tidak terurus, hingga akhirnya semua nomor kontak keluarga di jawa hilang, parahnya lagi saya lupa mencatat alamat keluarga yang telah dua kali berpindah tempat tinggal “ cerita Aco.
Sejak saat itu, Aco mengaku tidak lagi mendapat kabar tentang keluarganya, walau sempat terfikir untuk kembali pulang ke Jawa, dirinya hanya dapat pasrah karena ketiadaan biaya, “ Mau bagaimana lagi mas, saya mau kirim surat supaya keluarga tau nomor kontak saya yang baru, alamat tujuan saya tidak punya, mau mudik ke kampung juga tidak punya ongkos, akhirnya saya hanya bisa pasrah, hingga akhirnya Tuhan memberi kesempatan bagi saya untuk bertemu kembali dengan keluarga dengan jalan yang tidak pernah terduga “ sambung Aco bahagia.
Rencananya dalam waktu dekat ini, Aco Sofyandi mengaku akan kembali pulang ke kampung halamannya di Jawa Barat, agar segera dapat melepas rindu dengan keluarga yang selama ini tidak diketahui kabarnya. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.