5 Siswa SMA Polewali Diduga Bolos Terjaring Razia di Wonomulyo Polman
Penulis / Redaksi:
admin
Selasa, 20 Oktober 2026 18:32 WITA
224 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR – Sedikitnya 5 siswa sekolah menengah atas (SMA) diduga bolos sekolah terjaring razia di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Mereka kedapatan nongkrong sambil bermain kartu di sebuah kafe saat jam pelajaran berlangsung.
“Lagi kedapatan sedang nongkrong sambil bermain kartu,” kata Satpol PP Kecamatan Wonomulyo, Yudi, kepada wartawan, Selasa (20/10/2026)
Razia tersebut digelar petugas gabungan menyasar sejumlah tempat di wilayah Kecamatan Wonomulyo, Selasa (20/10), sekitar pukul 10.30 Wita. Dari hasil razia, petugas mendapati lima siswa yang terdiri atas empat siswa laki-laki dan dua siswa perempuan.
“Putra ada 4, putri 2,” ungkapnya.
Menurut Yudi, kelima siswa tersebut berasal dari SMA di wilayah Kecamatan Polewali. Mereka mengaku datang ke Wonomulyo untuk nongkrong karena tidak ada kegiatan belajar saat itu.
“Siswa dari SMA Polewali semua. Katanya lagi tidak belajar, sambil menunggu waktu sesi kedua, jadi datang nongkrong,” ujarnya.
Yudi mengatakan, seluruh siswa yang terjaring razia telah didata dan diberikan pembinaan. Dia berharap pihak sekolah turut memberi tindakan tegas terhadap siswa yang berulang kali kedapatan melanggar aturan serupa.
“Tadi kita data lalu diberi pembinaan kemudian diberi peringatan agar tidak mengulangi perbuatannya. Harusnya pihak sekolah memberikan sanksi tegas jika ada siswa yang sudah berulang kali terjaring razia,” tandasnya.
Yudi menegaskan, razia akan dilakukan secara berkelanjutan. Langkah ini bertujuan mencegah siswa berkeliaran di luar sekolah saat jam pelajaran serta mengantisipasi perilaku yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
“Insya Allah ini akan kita lakukan berkelanjutan. Apalagi saat ini banyak kejadian yang melibatkan para siswa, kita berharap itu dapat diantisipasi,” pungkasnya. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
