4 Warga di Mamasa Terjebak Karhutla saat Padamkan Api
Penulis / Redaksi:
admin
Sabtu, 3 Oktober 2026 15:55 WITA
147 tayangan
2 menit baca
MAMASA,- 4 Warga dievakuasi petugas gabungan lantaran terjebak di lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Keempat warga itu sebelumnya mencoba padamkan kobaran api yang mendekati salah satu bangunan sekolah di daerah ini.
"Jadi empat warga tersebut awalnya melakukan upaya pemadaman secara manual terhadap bangunan sekolah yang di atas bukit yang akan terbakar," kata Kepala Pelaksana BPBD Polman, Alfredi kepada wartawan melalui pesan singkat, Sabtu (03/10/2026).
Karhutla itu terjadi di Dusun Pa'to, Desa Rambu Saratu, Kecamatan Mamasa, Jumat sore (02/10) sekira pukul 15.45 wita. Keempat korban masing-masing bernama Demianus 44 (44), Semuel (53), Bonga Lagi (64) dan Abner (34).
"Saat mencoba padamkan api di sekitar sekolah, naas mereka tidak bisa keluar karena api semakin besar mengelilingi sekolah," terangnya.
Keberadaan korban diketahui petugas saat mendengar suara teriakan warga meminta pertolongan. Keempat korban dipastikan dalam kondisi baik-baik saja.
"Sehingga mereka berteriak dan minta tolong, dengan perjuangan TIM maka semua warga yang terkepung api masih dapat dievakuasi," terang Alfredi.
Sementara Kasi Humas Polres Mamasa Iptu Andi Panaungi menuturkan, area yang terbakar merupakan lahan non produktif seluas 5 hektar yang berada di perbukitan.
"Titik api berada di area perbukitan berupa lahan non-produktif seluas kurang lebih lima hektare yang ditumbuhi semak belukar dan pohon pinus," tuturnya.
Dia menduga Karhutla disebabkan kelalaian warga saat membuka lahan dengan cara dibakar.
"Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah kelalaian warga dalam membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar," pungkasnya. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
