Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

30 Ha Lahan Hangus Terbakar di Landi Kannusuang Polman, Kobaran Api Sulit Dipadamkan

Penulis / Redaksi: admin
Senin, 5 Oktober 2026 06:07 WITA 197 tayangan 2 menit baca
30 Ha Lahan Hangus Terbakar di Landi Kannusuang Polman, Kobaran Api Sulit Dipadamkan
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI MANDAR,- Sedikitnya 30 hektar (Ha) lahan hangus terbakar di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Petugas terpaksa menggunakan alat seadanya seperti ranting dan tangki gendong untuk padamkan api karena lokasi kebakaran sulit dijangkau kendaraan. “Saat ini kami hanya bisa melakukan proses pemadaman dengan cara manual menggunakan alat seadanya seperti ranting dan tangki gendong, karena lokasi kebakaran sulit dijangkau mobil pemadam,” kata Kepala UPTD Damkar Polman, Imran kepada wartawan, Minggu (04/10/2026). Kebakaran ini terjadi di Dusun Pulludung, Desa Landi Kannusuang, Kecamatan Mapilli, Minggu (04/10) sekira pukul 11.00 Wita. Api cepat berkobar dan meluas lantaran banyaknya rerumputan dan tanaman yang mengering akibat kemarau panjang. “Kebakaran yang tejadi di Landi Kannusuang semakin meluas ditambah angin bertiup kencang,” ungkapnya Imran mengaku kewalahan untuk memadamkan kobaran api. Apalagi personel yang dimiliki harus dibagi untuk melakukan penanganan serupa di tempat lain. Dia berharap bantuan semua pihak termasuk warga setempat untuk mempercepat proses memadamkan api. “Ini ada juga (kebakaran) di Perumtel sementara dipadamkan anggota, jadi unit (mobil pemadam) di kantor sudah tidak ada. Untuk kebakaran di Luyo sementara meluncur damkar kecamatan Campalagian,” tandasnya. Sementara Kepala Desa Landi Kannusuang Halifuddin memperkirakan, kobaran api telah menghanguskan 30 Ha lahan baik yang produktif maupun non produktif. “Total yang terdampak kurang lebih 30 hektar semua. Sebagian lahan perkebunan produktif, kakao, kelapa,” ujarnya. Dia menyebut lokasi kebakaran sulit dijangkau karena medannya menanjak. Menurutnya, kobaran api mulai mendekati Desa Beroangin dan Desa Sattoko. “Sulit dijangkau ini, medannya mendaki. (Api) Sudah mengarah ke Desa Beroangin, Sattoko, kami masih di sini bersama petugas untuk berjaga-jaga,” pungkasnya. (thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman