3 Siswa Dalang Pengeroyok 2 Satpam SMK Polman Diskorsing-Diminta Cari Sekolah Baru
Penulis / Redaksi:
admin
Selasa, 26 Mei 2026 19:46 WITA
282 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Tiga siswa SMK 1 Polewali berinsial FA, NA dan SA dijatuhi sanksi skorsing usai mengeroyok dua satpam sekolah inisial MR (24) dan MS (28) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Pihak sekolah juga meminta ketiga pelaku untuk segera mencari sekolah yang baru.
"Ketiga anak itu kami berikan sanksi skorsing," kata Kepala SMK 1 Polewali, Mustari kepada wartawan, Selasa (26/05/2026).
Menurut Mustari, sanksi dijatuhkan berdasarkan kesepakatan dengan orang tua pelaku. Skorsing berlaku mulai 18 Mei - 2 Juni.
"Alhamdulillah yang tiga (pelaku) pokok masalah itu, karena tiga itu pemicu kami sudah panggil orang tuanya, kesepakatan anaknya itu kami berikan sanksi skorsing dari tanggal 18 sampai semester (2 Juni)," terangnya.
Lanjut kata dia, ketiga pelaku diharapkan mencari sekolah baru. Pihak orang tua siswa diakui menerima sanksi yang dijatuhkan pihak sekolah.
"Dan kami arahkan kalau bisa anak ini dicarikan memang sekolah dan kami akan berikan surat pindah ketika sudah ada sekolah yang didapatkan. Orang tua menerima dengan baik (putusan sanksi) karena telah menjembatani anaknya demi kebaikannya," beber Mustari.
Terkait 5 siswa lain yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut, Mustari mengaku akan dibina oleh guru Bimbingan Konseling (BK) di sekolah.
"Yang 5 itu juga memukul tapi bukan pemicu masalahnya. Insya Allah masih bisa dibina, salah satu pembinaannya tiap hari melapor ke bagian konseling di sekolah," tandasnya.
Diakui Mustari, 2 satpam korban pengeroyokan telah bertugas kembali di SMK 1 Polewali. Keduanya diakui siap berdamai dan memaafkan para pelaku.
"Alhamdulillah teman-teman satpam sudah bertugas kembali, saya sudah panggil ke sini mereka siap berdamai dan memaafkan para pelaku," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, dua satpam sekolah berinisial MR (24) dan MS (28) melapor usai menjadi korban pengeroyokan delapan siswa SMK 1 Polewali di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat (Sulbar). Belakangan, seorang siswa berinisial AM (16) juga melapor balik dua satpam tersebut ke polisi karena merasa telah dianiaya saat terjadi keributan.
Aksi barbar siswa SMK itu terjadi di Jalan Pemuda, Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, pada Selasa (12/05) sekitar pukul 15.30 Wita. Para pelaku awalnya kepergok memanjat pagar dan merokok di lingkungan sekolah oleh salah satu korban yang melakukan patroli.
"Berawal ketika seorang satpam (korban) menegur beberapa siswa yang memanjat pagar dan merokok di lingkungan sekolah," kata KBO Sat Reskrim Polres Polman, Iptu Iwan Rusmana kepada wartawan, Rabu (13/05). (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
