Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

2 Bocah Kakak-Adik Luka Parah usai Diserang Kawanan Anjing Liar di Polman

Penulis / Redaksi: admin
Kamis, 19 Februari 2026 16:56 WITA 232 tayangan 2 menit baca
2 Bocah Kakak-Adik Luka Parah usai Diserang Kawanan Anjing Liar di Polman
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI MANDAR,- 2 Bocah kakak beradik bernama Padli (9) dan Alif (7) diserang kawanan anjing liar di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Kedua korban menderita luka serius telah dievakuasi ke rumah sakit untuk jalani perawatan. “Adik kakak kasihan, lumayan parah lukanya akibat gigitan anjing. Sudah dibawa ke rumah sakit,” kata Kepala Desa Banua Baru, M Taufik kepada wartawan melalui sambungan telepon, Kamis (19/02/2026). Serangan kawanan anjing yang gegerkan warga itu terjadi di Desa Banua Baru, Kecamatan Wonomulyo, Kamis siang (19/2) sekira pukul 10.00 WITA . Kedua korban saat kejadian sedang mencari ikan di areal persawahan dekat pemukiman warga. “Tadi itu di sawah. Itu anak pergi tangkap ikan di saluran air sawah, di situlah digigit (anjing),” ungkap Taufik. Lanjut Taufik mengatakan, kedua korban selamat berkat pertolongan seorang petani yang melintas di lokasi kejadian. Awalnya, petani tersebut sempat menduga kawanan anjing itu sedang menyeret bangkai. “Kebetulan ada petani lewat langsung diusir itu anjing. Bayangkan, itu orang yang tolong sempat dikira bangkai itu yang dikeroyok, ditarik-tarik anjing ternyata anak kecil,” terangnya. [caption id="" align="alignnone" width="635"] FOTO Istimewa : Kondisi bocah korban serangan anjing liar saat di Puskesmas Wonomulyo, Kabupaten Polman, Kamis (19/02/2026).[/caption] Berdasarkan informasi yang diperoleh, Taufik menyebut anjing liar itu berjumlah enam ekor. Kawanan anjing itu terkenal ganas dan kerap muncul secara berkelompok. “Bukan anjing gila, menurut warga di sini setiap malam itu muncul anjing keluar di kampung. Ganas, baru bergerombol enam ekor,” ucapnya. Diakui Taufik, warga sedang berupaya mencari kawanan anjing liar itu.  Selain menggunakan umpan yang diberi racun warga juga menyiapkan senapan angin untuk melumpuhkan anjing liar tersebut. “Tadi kita cari, kita bawakan senapan tapi tidak didapat. Nanti kita usahakan bisa diracun, sore ini baru dipasang racunnya karena itu anjing malam baru muncul,” pungkasnya. (thaya)  
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman