Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

17 Pasien DBD Jalani Perawatan di Ruang Kelas SMP 2 Tutallu Polman

Penulis / Redaksi: admin
Rabu, 23 Oktober 2024 18:33 WITA 486 tayangan 3 menit baca
17 Pasien DBD Jalani Perawatan di Ruang Kelas SMP 2 Tutallu Polman
Foto ilustrasi / Dokumentasi kesehatan - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI MANDAR,- Sebanyak 17 pasien penderita demam berdarah dengue (DBD) jalani perawatan di dalam kelas SMP 2 Tutallu di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat . Selain alasan tidak mau berpisah dengan keluarga, sejumlah pasien berdalih enggan jalani perawatan di Puskesmas maupun rumah sakit karena jaraknya terlalu jauh. “Kalau ke Puskesmas sama rumah sakit jauh. Di sini kita dekat sama keluarga lain yang juga jalani perawatan,” kata salah satu keluarga pasien, Kaco kepada wartawan, Rabu (23/10/2024). Kaco yang sebelumnya sempat jalani perawatan akibat terserang DBD, juga berdalih enggan membawa keluarganya ke rumah sakit karena kondisinya dianggap masih baik-baik saja. “Kan bisa dibilang belum terlalu parah, masih baik-baik jadi biar dirawat di sini saja dulu,” ujarnya. Sementara Kepala Dusun Ambopadang Ruhanuddin mengatakan,  pemanfaatan ruang kelas di SMP 2 Tutallu sebagai tempat perawatan mulai dilakukan, Selasa (22/10) kemarin. Ada 2 ruang kelas di sekolah ini yang disulap menjadi ruang perawatan pasien DBD. “Mulai kemarin dipindahkan ke sini (ruang kelas). Sebelumnya sebagian besar pasien dirawat di Pustu, ada juga di Puskesmas dan rumah sakit,” ungkapnya. Menurutnya, seluruh pasien DBD yang jalani perawatan di ruang kelas SMP 2 Tutallu, berasal dari Dusun Ambopadang, Desa Ambopadang. Pemanfaatan ruang kelas di tengah pemukiman itu sebagai tempat perawatan, diharap dapat mempercepat penanganan pasien. “Mungkin saking pedulinya pihak pemerintah dan pihak kesehatan, karena semakin bertambah pasien maka diadakan seperti ini. Untuk lebih mudah mendapat pelayanan dari pihak kesehatan, supaya cepat mendapat tindakan,” tutur Ruhanuddin. Ruhanuddin mengungkapkan, pemerintah setempat bersama pihak terkait telah melakukan berbagai upaya untuk memutus rantai penularan virus DBD yang menyerang warga setempat. Salah satunya dengan melakukan fogging atau pengasapan serta membagikan bubuk abate. “Kita sudah imbau warga untuk itu 3M, menguras, mengubur dan menutup tempat berkembang biak nyamuk. Ada juga sudah empat kali dilakukan itu apa namanya fogging, abate juga dibagikan untuk dimasukkan ke tempat-tempat penampungan air,” jelasnya. Penanggung jawab DBD dan Malaria Puskesmas Tutar, Masriani mengatakan, dalam sebulan terakhir tercatat 124 warga terjangkit DBD di Desa Ambopadang, Kecamatan Tutar. 103 pasien sudah dinyatakan sembuh. “(Sebulan) 124 (tertular), 103 orang sembuh,” tuturnya. Masriani juga mengatakan alasan pasien menolak jalani perawatan di rumah sakit karena enggan berpisah dengan keluarganya yang lain. “Rata-rata pasien tidak mau dirujuk dengan alasan sudah satu keluarga kena DBD di sini,” ucapnya. Meski begitu, Masriani menyebut pasien yang kondisinya tidak membaik tetap dirujuk ke rumah sakit untuk mendapat perawatan lebih intensif. “Kondisinya lemah karena demamnya tidak turun-turun jadi kita rujuk,” pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Polman menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) DBD di Desa Ambopodang, Kecamatan Tutar, karena penularannya begitu cepat. "Tiba-tiba muncul dan penyebarannya begitu cepat, sehingga kita tetapkan KLB untuk langkah penanganan," kata pengelola penanganan DBD, Dinkes Polman, Syamsul kepada wartawan, Jumat (11/10). Tim Dari Dinkes Sulbar juga telah turun ke lokasi untuk membantu melakukan penanganan. Apalagi angka penularan kasus DBD terus bertambah dalam rentan waktu singkat. “Intervensi jangka pendek, untuk pelayanan perawatan di Pustu akan dibangunkan tenda darurat,  berkoordinasi dengan BNPB, dan berkoordinasi dengan Puskesmas terdekat yaitu Puskesmas Batupanga,” terang Kepala Dinkes Sulbar drg Asran Masdy dalam keterangannya. (thaya)    
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman