Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

16 Murid SD 010 Paku Diduga Keracunan Usai Santap MBG di Polman

Penulis / Redaksi: admin
Sabtu, 14 Februari 2026 12:05 WITA 247 tayangan 2 menit baca
16 Murid SD 010 Paku Diduga Keracunan Usai Santap MBG di Polman
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI MANDAR,- Sebanyak 16 murid SDN 010 Paku diduga keracunan usai menyantap menu makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Para murid terpaksa dievakuasi ke Puskesmas untuk penanganan lebih lanjut. “Ini ada 16 murid yang masuk dari SDN 010 Paku. 5 laki-laki, 11 perempuan,” kata Kepala Puskesmas Binuang, Abd Azis kepada wartawan, Sabtu (14/02/2026). Para murid dievakuasi ke Puskesmas Binuang, Kecamatan Binuang, Sabtu pagi (14/02) sekira pukul 10.00 WITA. Sebagian besar murid merasa mual hingga muntah usai menyantap menu MBG yang disajikan dalam wadah ompreng. “Seperti yang muncul itu gejala mual dan ada yang muntah termasuk pusing kepala..yang diinfus ada 5 orang,” ujar Azis. Lebih lanjut Azis menuturkan, pihaknya telah mendatangi lokasi dan memeriksa sampel MBG yang diduga menjadi penyebab para murid keracunan. Dia menduga murid keracunan akibat mengkonsumsi bubur kacang hijau dan susu kemasan dalam ompreng. “Ada dua bahan yang kami periksa tadi di lapangan, kami curigai itu (penyebab keracunan). Susu dan bubur kacang ijo (hijau),” ungkapnya. Diakui Azis, bubur dan susu yang disajikan dalam ompreng itu sudah berbau. Bahkan ata dia, ada seorang guru yang juga sempat merasa pusing usai mencoba kedua menu MBG itu. “Ada bau yang kami cium, kemudian ada juga pihak guru yang sempat merasakan pusing kepala setelah mencoba dua jenis makanan itu (susu dan bubur kacang ijo), yang sisanya itu aman,” terangnya. Azis berharap, kondisi para murid segera pulih. Sehingga tak perlu menjalani perawatan inap apalagi sampai harus dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. “Mudah-mudahan dengan tindakan cepat yang dilakukan petugas medis kami, mudah-mudahan tidak ada yang berlanjut sampai rawat inap,” tutupnya. Sementara salah satu guru SDN 010 Paku, Murni mengungkap murid yang keracunan semuanya duduk di bangku kelas VI. Murid dari kelas lain belum sempat mengkonsumsi MBG karena langsung dihentikan saat ada gejala keracunan. “Kelas lain belum mengkonsumsi. Saat ada gejala langsung dihentikan,” pungkasnya. (thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman