13 Rumah Rusak Diterjang Banjir dan Longsor di Aralle Mamasa, Tak Ada Korban
Penulis / Redaksi:
admin
Jumat, 15 Mei 2026 13:26 WITA
342 tayangan
2 menit baca
MAMASA,- Sedikitnya 13 rumah warga dilaporkan alami kerusakan usai diterjang banjir dan tanah longsor akibat cuaca buruk di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Pemerintah setempat berencana mengevakuasi para korban ke tempat yang lebih aman.
"Total ada 13 rumah yang rusak akibat terdampak banjir dan tanah longsor," kata Kepala BPBD Mamasa, Alfredi dalam keterangannya, Jumat (15/05/2026)
Banjir dan tanah longsor menerjang rumah warga pada beberapa wilayah di Kecamatan Aralle, Kamis kemarin (14/05) sekira pukul 17.30 wita. Tercatat, 7 rumah terdampak banjir dan longsor di Desa Hahangan, 5 rumah terdampak longsor di Kelurahan Aralle dan 1 rumah terdampak longsor di Desa Uhailanu.
"Hasil kajian di lapangan, 3 unit rumah rusak berat di Desa Hahangan," ungkap Alfredi.
Menurut Alfredi, pihaknya masih melakukan assessment terkait kerugian materil yang timbul akibat peristiwa itu.
Rencananya warga yang rumahnya rusak terdampak bencana alam tersebut akan diungsikan ke tempat yang lebih aman.
"Masih dilakukan kajian terkait jumlah kerugian yang dialami warga," ujarnya.
"Rencananya kami mengungsikan masyarakat yg terdampak longsoran, ke tempat yang lebih aman," sambung Alfredi.
Dia juga mengimbau seluruh warga agar mewaspadai banjir dan longsor susulan akibat cuaca buruk yang masih berpotensi melanda wilayah ini.
"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap waspada banjir dan longsor susulan karena curah hujan masih tinggi," pungkas Alfredi.
Sementara Kapolsek Aralle Iptu Nasruddin memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
"Tidak ada korban," ucapnya.
Diakui, pemerintah setempat bersama instansi terkait telah turun ke lokasi untuk memantau kondisi rumah terdampak banjir dan longsor serta memberikan bantuan kepada warga.
"Wakil Bupati Mamasa bersama rombongan telah turun melaksanakan pemantauan ke lokasi yang terdampak banjir dan longsor, serta memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana," terang Nasruddin.
Nasruddin menuturkan, sejumlah personel Polsek Aralle juga diterjunkan ke lokasi untuk membantu warga terdampak bencana.
"Personel Polsek Aralle telah berada di lapangan untuk membantu warga terdampak banjir dan tanah longsor," pungkasnya.
Dalam potongan video pendek yang beredar, terlihat tembok rumah salah satu warga jebol akibat terjangan material longsor berupa tanah bercampur ranting pepohonan.
Dalam video lainnya memperlihatkan arus banjir menerjang rumah warga akibat luapan sungai di sekitar pemukiman. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
