13 Rumah di Mamasa Rusak Diterjang Longsor, 4 Fasum Ikut Terdampak
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 14 Mei 2025 16:18 WITA
344 tayangan
2 menit baca
MAMASA,- Sebanyak 13 rumah warga rusak usai diterjang longsor akibat curah hujan tinggi di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. 4 fasilitas umum (fasum) seperti Sekolah, Pustu dan Gereja dilaporkan ikut terdampak.
"Ada 5 (rumah) rusak berat, 4 rusak sedang, 4 rusak ringan," kata Kepala BPBD Mamasa, Gusti Hermiawan kepada wartawan, Rabu (14/05/2025).
Musibah tanah longsor itu menerjang pemukiman warga dan fasum yang tersebar di Desa Saloan, Desa Ulu Salu dan Desa Ulu Salu Indah, Kecamatan Pana. Material longsor juga merusak areal persawahan dan perkebunan warga.
"Ada 1 Pustu rusak, kemudian ada 1 sekolah, ada 2 gereja. Sawah (terdampak) ada kurang lebih 10 hektar, belum termasuk kebun kakao kebun kopi, ada kebun sayur," terang Gusti.
Menurut Gusti, bencana longsor mulai terjadi Minggu malam (11/05) sekira pukul 20.00 WITA. Longsor akibat curah hujan tinggi itu terus berulang hingga Senin dini hari (12/05) sekira pukul 04.00 WITA.
"Dan kejadian (longsor) itu terus terjadi sampai pagi, longsor terus sampai subuh, mulai sekira jam 8 malam, sampai jam 4 subuh. Tinggi sekali memang curah hujan, sementara hujan sementara longsor," bebernya.
Gusti memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sebanyak 7 kepala keluarga (KK) dikabarkan terpaksa mengungsi.
"Tidak ada korban jiwa. Pengungsi kami catat sampai kemarin ada 7 KK, kurang lebih 30 jiwa," pungkas Gusti.
Diakui Gusti, saat ini dirinya masih berada di lokasi longsor untuk melakukan penanganan. Dia mengimbau warga setempat waspada terhadap potensi longsor susulan.
"Sekarang ini saya masih ada di sini. Kita menghimbau dulu warga yang rumahnya (terancam), yang sudah rawan kita minta untuk tidak dirumahnya dulu kalau curah hujan tinggi karena sewaktu-waktu bisa terjadi longsor," pungkasnya. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
