12 Murid SMP 1 Tabulahan Mamasa Mual-Pusing Diduga Keracunan MBG
Penulis / Redaksi:
admin
Senin, 28 September 2026 16:07 WITA
208 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Sebanyak 12 murid SMP 1 Tabulahan di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, dievakuasi ke Puskesmas setelah diduga keracunan usai santap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka mengalami mual hingga pusing usai menyantap menu MBG.
“Sampai saat ini ada 12 orang yang kami tangani,” kata Kepala Puskesmas Tabulahan Iriyana kepada detikSulsel melalui sambungan telepon, Senin (28/09/2026).
Iryana mengatakan, informasi mengenai sejumlah murid yang mengalami gejala tersebut diterima dari salah seorang guru pada Senin siang (28/09) sekitar pukul 11.50 WITA. Saat laporan awal diterima, terdapat empat murid yang disebut mengalami gejala.
“Informasi pertama saya dapatkan dari gurunya yang menelpon, bahwa ada anaknya sekitar 4 orang mengalami gejala sakit perut, sakit kepala, mual bahkan ada yang sesak usai mengkonsumsi MBG. Tapi ternyata ada tambahan,” ungkapnya.
Berdasarkan informasi yang diterima pihak Puskesmas, para murid mengalami keluhan setelah menyantap menu ayam yang disajikan dalam MBG.
“Katanya menu ayamnya agak berbau,” ucapnya.
Iryana menuturkan, seluruh murid yang mengalami keluhan telah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Tabulahan. Dari total 12 murid yang sempat menjalani perawatan, dua diantaranya telah diperbolehkan pulang.
“Yang ditangani sekarang ada 7 yang diinfus, terus 3 diobservasi dan 2 sudah kami pulangkan,” tuturnya.
Untuk memastikan penyebab kejadian tersebut, petugas Kesehatan Lingkungan (Kesling) Puskesmas Tabulahan telah turun ke lokasi mengambil sampel makanan yang dikonsumsi para murid untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pihak Puskesmas juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat untuk menelusuri penyebab munculnya keluhan pada sejumlah murid tersebut.
“Untuk sementara petugas keeling kami sudah turun ke lapangan untuk mencari sumber (makanan) untuk diuji sampel. Kami juga sudah berkoordinasi dengan dinas kesehatan,” pungkas Iriyana.
Dalam potongan video pendek yang dilihat wartawan, tampak sejumlah petugas berupaya memberikan pertolongan kepada para murid yang mengalami gejala pusing dan mual. Terdengar pula suara sejumlah murid yang merintih akibat mengeluhkan sesak napas. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
